Kadis Kebersihan Keluhkan Kesadaran Masyarakat Membuang Sampah

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Obed Kadji mengeluhkan Kesadaran masyarakat Kota Kupang yang masih membuang sampah tidak pada tempatnyayang mengakibatkan sampah menumpuk di daerah pantai pada saat musim hujan. Kondisi seperti terus terjadi setiap tahun sehingga menyulitkan dinas kebersihan dalam melakukan pembersihan.

“Sampah yang menumpuk di pesisir pantai tersebut semuanya bermuara dari sampah yang dibuang warga di sungai sehingga saat hujan besar sampah-sampah tersebut terbawa ke keluat yang akhir terjadi penumpukan di pantai,” kata kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang, Obed D.R Kadji kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (1/2/2018).

Ia mengatakan, Setiap curah hujan dengan intensitas yang sangat tinggi, selalu berakhir dengan menumpuknya sampah ditepi pantai. Menumpuknya sampah akibat volume air yang besar selama hujan, membawa sampah dari sungai-sungai yang ada, dan pada akhirnya sampah tersebut dibawa oleh air dan menumpuk di pantai. Hal itu disebabkan kesadaran masyarakat yang kurang dalam membuang sampah.

“Masyarakat masih sering membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, sampah-sampah dibawa oleh air ke laut,” katanya.

Menurutnya, dalam mengatasi masalah penumpuk sampah di daerah pantai ini, sangat diharapkan peran lurah dan masyarakat. Para lurah dan masyarakat khususnya di wilayah pesisir harus bisa membantu Dinas Kebersihan untuk bisa membersihkan secara gotong royong, sebab kalau hanya mengandalkan dinas butuh waktu yang sangat lama karena keterbatasan tenaga, dan mobil pengangkut sampah. Belum lagi dinas juga punya tugas rutin membersihkan sampah di tengah Kota.

“Terus terang pada musim hujan seperti ini kami dari dinas kewalahan membersihkan sampah, sehingga peran lurah dan masyarakat sangat kami harapkan,” kata Kadji.

Selain itu, dirinya juga berharap para, lurah juga dapat mengumpulkan masyrakat di kelurahan guna mensosialisasikan bagaimana cara menjaga lingkungan yang sehat dan membuang sampah pada tempatnya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat juga punya kepedulian terhadap kelestarian alam, sebab membuang sampah sembarang dapat menimbulkan banjir dan kerusakan lingkungan.