Empat Pemuda Pelaku Curanmor di Kupang Diamankan Polisi

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang melakukan aksinya di Kota Kupang, pada Sabtu (27/1/2018) akhirnya diamankan aparat Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan Wadir Reskrimum Polda NTT AKBP Bambang Hermanto, didampingi Kabid Penmas AKBP Antonia Pah, bersama Kasubdit III Jataras AKBP Joshua Tampubolon kepada wartawan di Kupang, Selasa (30/1/2018).

Menurut Bambang Hermanto, keempat pelaku itu masing-masing berinisial RGP alias Papi (18), pekerjaan swasta, warga Kelurahan Bakunase, Kota Kupang, RPAK (16) alias Regen, pelajar, warga Bakunase, MBNM (18) alias Ekel, pelajar, warga Kelurahan Nunleu, dan IA (15) alias Indra, pelajar, warga Kelurahan Oetete, Kota Kupang.

“Dari empat pelaku ini, dua diantaranya merupakan anak dibawah umur, karena masih berusia enam belas tahun yakni Regen, dan Indra yang baru berusia lima belas tahun,” ungkap Bambang.

Bambang mengatakan, kasus pencurian sepeda motor itu bermula pada Sabtu (27/1) sekira pukul 19.00 Wita, dua orang pelaku yakni Papi dan Regen mencuri sebuah sepeda motor Honda Beat milik Magel Haens di samping rumah Moses Badinau di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Modusnya, lanjut Bambang, pelaku atas nama Papi mengajak pelaku Regen mencari target sepeda motor untuk dicuri karena ada yang memesan sepeda motor Honda Beat warna putih, selanjutnya pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor berkeliling disekitar wilayah Naikoten dan Bakunase untuk mencari target.

“Saat itu kedua pelaku melihat ada satu unit sepeda motor yang sedang diparkir di sekitar lokasi rumah duka, saat situasi diamati dirasa aman, Papi menyuruh Regen untuk mendorong sepeda motor yang sedang terparkir itu,” ujarnya.

Selanjutnya, Papi mendorong Regen yang sudah mengendarai sepeda motor hasil curian tersebut dari arah belakang menuju ke rumah Regen. Dan sesampainya di sana keduanya membongkar kabel kontak dan menyembunyikannya di dibelakang rumah Regen.

Baca juga : Polres Sumba Timur Kembali Amankan Komplotan Curanmor

Setelah itu, kedua pelaku kembali keluar mengendarai sepeda motor dan berkeliling disekitar TKP dan saat berada di Jalan Banteng, kedua pelaku dihadang dan diberhentikan oleh warga dan keluarga korban yang saat itu sedang mencari motor yang hilang tersebut.

“Karena ada keluarga korban yang mengenali pelaku Papi di tempat duka, dimana sebelumnya pelaku Papi berdiri di samping motor korban, kemudian kedua pelaku dibawa ke Polda NTT, dan setelah diinterogasi oleh penyidik, keduanya mengakui perbuatannya,” katanya.

Bambang mengungkapkan, setelah barang bukti diamankan, penyidik melakukan pengembangan dan hasilnya, pelaku Papi mengakui sudah pernah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat warna hitam milik Bobby Leonard Ferison Foeh di samping Kantor Gubernur lama bersama pelaku Ekel.

“Dia akui, sepeda motor tersebut telah dijual pelaku Indra dengan harga Rp 2,3 juta, dimana sebelumnya Papi telah menjanjikan akan menjual motor itu kepada Indra, dan uang dari hasil penjualan motor tersebut dibagi dengan pelaku Ekel,” paparnya.

Dari hasil interogasi terhadap pelaku Papi, sambung Bambang, dilakukan penangkapan terhadap pelaku Ekel dan pelaku Indra yang mana sebagai penadah dan selanjutnya diamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang disimpan oleh pelaku Indra di temannya di Kuanino.

Barang bukti yang diamankan petugas yakni tiga unit sepeda motor Honda Beat, dua diantaranya merupakan barang hasil curian, sedangkan satu unit lainnya digunakan para pelaku untuk menderek motor curian.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke4e jo Pasal 362 KUHP dan Pasal 363 ayat (1) ke4e jo Pasal 362 jo Pasal 480 ayat (1) ke 1e KUHP,” paparnya.