Keliling Belu, Marianus Sae Menyapa Warga Dengan Bahasa Daerah Tetum

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Marianus Sae yang maju sebagai Calon Gubernur NTT mengelilingi beberapa desa di pelosok Kabupaten Belu wilayah perbatasan negara Indonesia dengan Timor Leste.

Usai bertatap muka dengan sejumlah warga di Desa Manumutin, Kecamatan Raihat Bupati Ngada itu menyempatkan diri mampir ke Kapela Mgr. Gabriel Manek,SVD di Lahurusss, Kecamatan Lasiolat, Rabu (24/1/2018).

Selanjutnya menggunakan sepeda motor trail, Marianus Sae bersama rombongan sepeda motor menghadiri tatap muka dengan warga di graha Kirani, Tulamalae.

Pantauan NTTOnlinenow.com, tiba di graha sekira pukul 18.00 Wita, pasangan Calon Wakil Gubernur Emilia Nomleni didampingi Ketua DPC PDI-P Belu dan Ketua DPC PKB Belu serta pengurus menyambut Marianus Sae.

Ribuan relawan dan simpatisan paket Marianus Sae dan Emilia Nomleni mengiringi pasangan tersebut masuk ke aula graha dengan menari Ja’i bersama.

Marianus mengenakan kostum andalannya sementara Emilia tampil mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulung dipadu kain adat (tais) berwarna dominan merah.

Baca juga : Politisasi “Moral” Terhadap Marianus Sae Melebihi Vonis Pengadilan

Dihadapan kurang lebih seribu warga relawan dan simpatisan Marianus Sae yang akrab disapa MS menyapa warga dengan bahasa daerah Belu Tetum dengan kata “Bei Sira, bei sira, jawab warga he’e yang diamini Marianus ne mak diak. Sontak sapaan MS langsung disambut tangan yang meriah oleh warga baik di dalam maupun ruangan gedung itu.

Dihadapan warga, Marianus dan Emilia atau MS-EN menyampaikan niat serta visi dan misinya untuk membangun NTT lima tahun ke depan. Bupati Ngada dua periode itu mengisahkan tentang riwayat hidup masa kecil hingga dewasa dan pekerjaan yang membawa dirinya menjadi seorang Bupati.

Dia menyampaikan juga tentang keberhasilan yang telah dilakukannya saat memimpin Kabupaten Ngada, termasuk bagaimana melakukan efisiensi anggaran pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan mengalihkannya untuk pembangunan kepada masyarakat Ngada.

Usai tatap muka dan perkenalan kedua pasangan serta visi-misi pada Pilgub NTT mendatang, warga pun mengambil moment foto bersama kedua pasangan. Acara dilanjutkan warga bersama kedua pasangan serta para pengurus Partai PDI-P dan PKB tebe bersama dan Ja’i.

Usai acara itu Koordinator relawan MS-EN Belu, Reynold Ganggidae kepada media menuturkan, kehadiran pasangan Marianus Sae dan Emilia Nomleni di daerah Belu menjadi contoh dan teladan bahwa menjadi pemimpin tidak harus membuat sekat dengan masyarakat, tapi harus menyatu.

“Marinus Sae seorang pemimpin yang visioner, sementara Emilia Nomleni adalah keterwakilan gender. Kita bangga dan salut dengan pretasi yang diukir Pak Marianus selama memimpin Ngada,” ujar dia.

Figur MS sangat merakyat demikian juga dengan pasangan EN. Terbukti warga sangat antusias menunggu pasangan tersebut dari siang hingga malam ini. Sosok MS yang merakyat diyakini mampu merebut hati rakyat dimana pun berada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*