Pemuda Tulamalae Tewas Ditikam Orang Bertopeng di Depan Rujab Bupati Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Seorang pemuda asal Tulamalae ditikam sekelompok orang tak dikenal di depan Rumah Jabatan Bupati Belu, jalan Gajah Mada, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Senin sore (21/1/2018) pukul 16.50 Wita.

Akibat insiden itu korban yang diketahui bernama Megirius Nesi Manek (26) mengalami luka tusuk benda tajam pada bagian perut. Oleh warga korban langsung dibawa warga ke rumah sakit umum daerah Mgr. Gabriel Manek Atambua untuk mendapat pertolongan.

Korban mengalami luka sobek benda tajam cukup dalam pada bagian perut sebelah kanan sehingga usus korban putus. Akibatnya korban banyak kehilangan darah, tidak bisa tertolong nyawanya sehingga meninggal dunia.

Awal insiden bermula saat korban yang diminta oleh Ibunya Maria Nesi untuk mengambil makanan Babi di daerah pasar Baru Atambua bersama rekannya Mikael Marilia Seran (23). Mengendarai sepeda motor matik Yamaha Mio DH 5679 TD korban bersama rekannya yang hendak kembali kerumahnya di RT 8 Tulamalae.

Ketika melintas di dua jalur depan Rumah jabatan Bupati Belu korban bersama rekannya langsung dicegat sekelompok orang yang tidak dikenal yang menggunakan tiga sepeda motor dengan wajah memakai penutup (topeng).

Korban berusaha untuk melarikan diri, tetapi salah satu pelaku langsung menendang sepeda motor yang dikendarai korban sehingga korban dan rekannya terjatuh. Saat korban terjatuh salah satu pelaku kurang lebih 4 langsung menikam korban menggunakan senjata tajam di bagian perut kanan hingga usus korban keluar.

Sementara itu rekan korban Mikael Seran langsung menyelamatkan diri dengan berlarike arah Mini Market Jabal Mart sedangkan pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar TKP yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak dan menolong korban untuk di RSUD Gabriel Manek Atambua untuk mendapatkan pertolongan.

Aparat Polres Belu yang mendapat laporan kejadian penikaman tersebut langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak penyidik Kepolisian.

Sementara itu keluarga korban meminta kepada pihak Kepolisian agar pelaku pembunuhan terhadap korban dapat segera di tangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku atas perbuatannya.