BPKAD Terus Menggali Sumber PAD Baru

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Jefri Edward Pelt mengatakan, memasuki tahun anggaran yang baru 2018, BPKAD terus melakukan pendataan sumber atau potensi pajak yang baru demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Kupang.

“Pendataan sumber PAD juga akan dilakukan, termasuk pada sumber pajak yang lama, yang kini telah mengalami pengembangan atau peningkatan jumlah unit usaha,” Kata Pelt kepada wartawan di Kupang, Selasa (16/01/2018).

Menurut Jefri, saat ini sumber PAD baru paling banyak adalah disektor kuliner, yakni dengan menjamurnya rumah makan baru serta restauran-restauran baru.

Selain itu, Ada juga hotel-hotel yang baru yang kini sudah beroperasi dan juga yang baru dibangun. Khusus untuk sektor hunian ini, potensi pajak dari hotel-hotel baru tersebut merata di Enam Kecamatan di Kota Kupang. Jumlah peningkatan hunian di Kota Kupang untuk tahun ini meningkat sebesar 60 persen.

Ia mengaku, sebenanrnya PAD dari sektor perhotelan bisa saja lebih besar andai sudah ada perubahan aturan yang membolehkan pungutan terhadap kos-kosan yang jumlah kamarnya dibawah 10 kamar.

“Saat sesuai pendataaan cukup banyak kos-kosan. Hanya saja sebagian besar tidak bisa dipunguti pajak, karena terbentur aturan,” katanya.