Lokasi Parkiran dan Lalulintas di Pasar Baru Akan Ditata Ulang

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Lokasi parkiran kendaraan baik roda dua maupun empat serta arus lalulintas di pasar baru Atambua tidak terkoordinasi secara baik. Pasalnya banyak kendaraan yang parkir sembarang juga arus lalulintas yang tak sesuai jalur.

Kaitan dengan kondisi itu, Pemerintah Daerah Belu akan segera menata ulang jalur pasar, lokasi parkiran dan arus lalulintas di pasar baru Atambua yang terletak di Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Menurut Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Florianus Nahak di sela-sela kegiatan Jumat Bersih di Pasar Atambua, Jumat (12/1) jalur pasar yang segera ditata yakni lokasi sekitar terminal lama Atambua (los pasar ikan).

Selain itu juga akan ditata ulang lokasi parkiran ojek, kendaraan roda dua dan empat serta arus lalulintas di sepanjang terminal menuju simpang tiga toko Cipta Bangunan jalan Vetor Lidak juga jalur apotik 24 jam menuju simpang empat toko Flora (cabang biba) jalan Pramuka.

“Motor tidak boleh langsung masuk ke jalur lapak jualan saat belanja. Arus lalulintas di jalur pasar yang selama ini dilanggar akan menuju ditertibkan menjadi satu arah supaya tidak terjadi kemacetan,” jelas Nahak.

Baca juga : Warga Renrua Terima Bibit Sapi Bantuan Dinas Peternakan Provinsi NTT

Kaitan dengan penataan ulang pasar jelas Nahak akan melibatkan beberapa instansi terkait di antaranya Dinas Perhubungan, Satpol Polisi Pamong Praja, Polres Belu, Kodim Belu sesuai kewenangan masing-masing.

Selain itu kaitan kesiapan para penjual akan dipindahkan ke beberapa lokasi pasar, sehingga aktivitasnya tidak terhenti. “Kita akan undang instansi-instansi terkait untuk menggelar rapat persiapan dalam waktu dekat,” tambah Nahak.

Kesempatan itu Kasat Pol PP Belu, Niko Umbu menuturkan penataan ulang lokasi pasar baru yang terletak di jantung Kota Atambua harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu agar bisa efektif. Melibatkan Polres dan Kodim perlu untuk mendukung proses penataaan lokasi pasar. Karena berkaitan dengan tata arus lalulintas, kamtibmas.

Sedangkan, Kodim dihadirkan untuk memback up dan dilanjutkan dengan peran Babinsa dalam giat cipta kondisi ke depannya. “Kalau kita tata dalam satu atau dua hari saja, belum tentu hasilnya lebih baik. Kita akan stand by selama satu bulan. Sehingga, penjual dan yang belanja tahu,” ucap Umbu.

Untuk diketahui, kerja Bhakti Jumat bersih dilokasi pasar baru dihadiri Wakil Bupati Belu, Para Pimpinan serta para staf teko maupun PNS di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu.