Gubernur NTT: Pembangunan Adalah Proses, Bukan Momentum

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan adalah sebuah proses. Pembangunan bukanlah momentum, bahkan pembangunan akan berjalan terus secara bertahap dan tidak akan selesai.

Lebu Raya sampaikan ini saat memimpin apel kesadaran mengawali kegiatan tahun 2018 bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Jumat pagi (5/1/2018).

Gubernur dua periode itu mengajak semua yang hadir untuk merefleksikan makna peristiwa Natal dan pergantian tahun. Melewati 2017, tidak berarti berakhir semuanya. Pergantian tahun menandakan suatu periode waktu dengan berbagai suka duka, sukses dan gagalnya.

Dalam amanatnya, Lebu Raya menguraikan secara gamblang terkait perjalanan masa kepemimpinannya selama satu dasa warsa. Dia mengakui banyak sukses yang di raih dengan berbagai perubahan signifikan bagi kemajuan provinsi NTT.

“Saya ingin tegaskan bahwa pembangunan itu bukanlah momentun tapi sebuah proses yang tidak akan berkhir. Pembangunan bisa selesai sesuai target pada kurun waktu tertentu. Tetapi, kita akan terus membangun demi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Di awal tahun 2018, Lebu Raya meminta semua pihak untuk terus meneguhkan komitmen membangun daerah ini. NTT harus terus maju dan sesuai data makro, pertumbuhan ekonomi selama tiga tahun berturut-turut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,02 persen.

Baca juga : Presiden Jokowi Akan Resmikan Tiga Proyek Strategis Nasional di NTT

“Dengan capaian pertumbuhan ekonomi yang terus membaik, menunjukan kepada masyarakat bahwa kita optimis terus maju. Kita terus membangun infrastruktur atas dukungan dari Pemerintah Pusat, kendati APBD kita terbatas,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Lebu Raya mengajak seluruh ASN lingkup Setda NTT untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas. Terus menunjukan komitmen dan kepercayaan rakyat dalam mengabdikan diri bagi daerah dan negeri ini.

Dia meminta setiap perangkat daerah agar awal tahun 2018, semua program dan kegiatan sudah harus dilaksanakan. Kegiatan di tahun 2018 harus selesai lebih cepat dari tahun 2017.

“Saya minta bekerja lebih sungguh-sungguh dan bekerja lebih cepat lagi, supaya capaiannya lebih baik dari tahun 2017. Setiap pimpinan perangkat derah supaya melakukan koordinasi secara baik dengan unitnya masing-masing,” pintanya.

Lebu Raya mengakui jika masa kepemimpinannya memang tersisa enam bulan lagi. Selain itu, dia juga mengakui bahwa ada perubahan signifikan yang terjadi di daerah itu dari waktu ke waktu. Menurutnya, tidak ada lagi masyarakat yang secara masal mengeluh rawan pangan.

“Ketika pada 2008 dan 2009, sering muncul isu rawan pangan. Dimana-mana terjadi kelaparan. Tapi sekarang tidak lagi muncul isu kelaparan. Inilah kemajuan yang dicapai saat ini,” tandasnya.