LPMTI Akan Gelar Seminar Damai Natal di Tapal Batas Belu-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Perdamaian di perbatasan tidak bisa ditawar-tawar dan harus menjadi komitmen seluruh elemen masyarakat dan menjadi fokus pemerintah demi terciptanya wilayah perbatasan yang aman tanpa konflik.

Momentum hari Natal 25 Desember 2017 oleh umat Nasrani merayakan hari kelahiran Yesus Kristus sang juru selamat pembawa damai. Momen umat Nasrani memperbarui diri menuju manusia dengan solidaritas sosial yang kokoh dan saling berbagi kasih dan cinta damai antara sesama.

Mempertimbangkan hal tersebut Lembaga Peduli Masyarakat Timur Indonesia (LPMTI) Cabang Belu akan menggelar seminar sehari yang bertajuk mewujudkan lerbatasan RI-RDTL yang damai dalam semangat Natal.

Ketua LPMTI Cabang Belu, Mariano Parada menuturkan, suasana dan makna natal yang adalah perdamaian harus diwujudkan dalam konteks yang lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Komunitas Pajero Bagi Tas Sekolah dan Alkitab Kepada Pelajar di Belu

Terutama oleh umat kristiani sebagai warga masyarakat yang ada di wilayah perbatasan. Kaitan dengan itu, perdamaian harus diwujudkan di Kabupaten Belu sebagai salah satu daerah perbatasan. “Seminar sehari akan digelar hari Kamis 28 Desember mendatang di Hotel Paradiso,” ujar Parada, Selasa (26/12/2017).

Jelas dia, tujuan seminar sehari untuk menyadarkan masyarakat perbatasan akan pentingnya hidup dalam suasana kedamaian. Selain itu mengajak masyarakat perbatasan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan RI-RDTL dengan mewujudkan situasi dan kamtibmas yang aman dan damai.

“Sasaran seminar sehari melibatkan 100 orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda dan mahasiswa/pelajar,” sebut Parada.

Adapun seminar sehari dilaksanakan dengan metode interaktif dengan penyajian materi dari narasumber yang terdiri dari tiga instansi. Materi peran media dalam mewujudkan perbatasan yang damai oleh Pers (Ketua Pena Batas-Eddy R. Bau), antisipasi kamtibmas saat Natal dan Tahun Baru di wilayah Perbatasan oleh TNI/Polri (Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan) dan Romo Yoris Giri, Pr dengan materi Natal dan Damai di Perbatasan.