Polisi Galang PSHT dan IKS Terlibat Pengamanan Natal Tahun Baru

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resor (Polres) Belu melalui satuan Intelkam menggalang perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Keluarga Silat (IKS) Putra Indonesia (PI) Kera Sakti.

Dua organisasi beladiri yang berada di wilayah Belu dan Malaka perbatasan RI-RDTL itu dilibatkan dalam pengamanan perayaan hari Natal 25 Desember 2017 dan Tahun Baru 1 Januari 2018.

Demikian dikemukakan Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan dalam konferensi pers di ruang pelayanan Polres Belu, Sabtu (23/12/2017).

Menurut dia, kegiatan penggalangan organisasi beladiri PSHT dan IKS selain ikut serta menjaga suasana perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu juga dalam rangka pembinaan dua organisasi yang selama ini masih dianggap radikal.

Kaitan itu pihaknya telah melakukan pertemuan antara Ketua pengurus kedua organisasi dan beberapa pimpinan cabang di yang berada di Atambua. Hal itu dimaksudkan, dengan adanya beberapa kejadian yang menyebabkan dua organisasi sering bermasalah.

“Kita satukan mereka agar saling kenal satu sama lain, supaya apa pun masalahanya bisa diselesaikan secara bersama dan kekeluargaan,” ujar dia.

Yandri menegaskan Irsan, dua organsiasi beladiri PSHT dan IKS yang berada di wilayah hukum Polres Belu resmi dan berbadan hukum. “Jadi bukan organsiasi illegal. Mereka punya kantor pusat dan terdaftar di Kemenhumkam,” sebut dia.

Yandri berharap, kedua organisasi itu jangan dijauhkan atau disepelehkan oleh warga maupun Pemerintah daerah. Tetapi harus dilakukan pendekatan dan pembinaan oleh Pemerintah.

“Peran Pemerintah penting dalam membina dua organisasi tersebut. Jangan jauhkan organisasi itu,” ketus Yandri.

Kasat Intelkam AKP Didid Wahyudi tambahkan, pihaknya sudah menggalang pengurus kedua organisasi dan melibatkan mereka dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang.

“Selain itu juga libatkan dalam membersihkan tempat ibadah (gereja). Juga akan ditonjolkan kebersamaan dengan melibatkan unsur pimpinan dan pengurus organisasi,” ucap Didid.