Generasi Muda Cinta dan Lestarikan Budaya NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencintai budayanya, melebur bersama dalam tarian masal etnik Lego-Lego Lego dan Pado’a di pelataran Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT di Jln. El Tari Kupang, Minggu (17/12/2017).

“Hari ini saya sangat bangga karena para penari masal pado’a dan Lego-lego didominasi oleh anak-anak muda. Artinya anak-anak muda kita ikut terlibat melestarikan budaya khas di daerah ini,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutanya saat Opening Serimoni Semarak Festival Flobamorata 2017 dalam rangka HUT NTT ke- 59 di pelaratan Gedung Sasando Kantor Gubernur.

Menurut Lebu Raya, sejak dulu NTT memiliki banyak ragam budaya dan sangat diakui oleh dunia luar. Namun aneka budaya itu kini semakin ditinggalkan akibat perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

Oleh karena itu, Lebu Raya mengimbau generasi muda NTT untuk selalu menjaga, merawat serta mempromosikan aneka kekayaan budaya warisan leluhur agar dikenal luas hingga ke dunia internasional.

“NTT sangat kaya akan budayanya. Saya mengajak generasi muda untuk selalu mengenal dan mencintai budaya NTT. Karena mencintai budaya sendiri memberi ciri bahwa kita bangga jadi orang NTT,” kata Lebu Raya.

Baca juga : Pemerintah NTT Dinilai Tidak Tegas Jalankan Juknis Pendidikan

Opening Seremoni Semarak Festival Flobamorata diawali dengan penjemputan Gubernur dan rombongan oleh para penari Pado’a dan penari Lego-Lego di tangga masuk lantai dua kantor gubernur.

Lebu Raya diterima secara adat yang ditandai dengan dipakaikan ya topi adat dari etnis Alor. Gubernur bersama rombongan kemudian diarak untuk bergabung bersama para penari Pado’a.

Panitia sengaja membuat HUT NTT kali ini berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya. Mengingat HUT NTT kali ini merupakan HUT terakhir bersama Gubernur Frans lebu Raya yang sudah memimpin wilayah ini selama 10 tahun.

“Ulang NTT kali ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Kita menginginkan agar pak Gubernur yang sudah pimpin kita selama 10 tahun kembali dengan wajah yang sumringah. Itu harapan kami sebagai panitia,” kata Ketua panitia Pelaksana HUT NTT 59,” Sinun Petrus Manuk.