Kades Silawan: Jangan Ada Dusta Diantara Kita

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Desa Silawan, Ferdi Mones mengatakan, jangan ada dusta diantara kita. Pernyataan itu diulangi Kades Mones sebanyak dua kali dalam dialog FGD proyek Pembangunan Infrastruktur Permukiman (PIP) Mota’ain di aula Kantor Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Senin (11/12/2017).

“Maksudnya, ketika mau melakukan PHO, itu kita sama-sama mungkin dari PDAM, Desa untuk sama-sama kita lihat, apakah yang sudah ada SR benar-benar sampai atau tidak sehingga masyarakat tidak merusak,” ujar Mones.

Jelas dia, mungkin bisa secepatnya dalam satu Minggu bisa di uji coba satu dua sehingga bisa jelas. Artinya bahwa ketika ada kesulitan ini kita bisa langsung kepada masyarakat, bahwa ini kendalanya ada dimana. Sehingga yang dikeluhkan itu bisa terjadi di tengah masyarakat.

“Ini memang banyak keluhan-keluhan yang di sampaikan bapak Anas kepada kami, belum apa-apa sudah kasi pica, kasih jebol pipa. Ini kurang pemahaman, mungkin mereka belum tahu bagaimana air itu mengalir sampai ke masyarakat,” urai dia.

Dikatakan, ada banyak infrastruktur jalan yang dibangun, tak henti-hentinya bahwa masyarakat berterimakasih kepada Kementerian PU terutama Satker, PIP dan Waskita. Karena memang bagaimana pun Silawan sudah berubah sejak 2015 sampai sekarang sangat berubah.

“Anggaran yang begitu besar ini, kami tidak pungkiri setidaknya dana besar itu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Memang sampai dengan saat ini belum teralirinya air, mungkin karena teknisnya. Harapan kita kedepannya apa yang telah dibangun itu mudah-mudahan diawasi terus,” pinta dia.

Dia meminta, ada misalnya jalan di dusun Nanaklot ke Motabenar diperhatikan lagi, apalagi dengan curah hujan saat ini. Kemudian di kampung Jokowi belum bagus, terus terang saat air hujan banyak atau alam dengan SR yang dibangun kemarin di Kupang baru 50 Mili di Kampung Jokowi.

Baca juga : Jelang Hari Juang Kartika, Satgas Wiratama Berbagi Kasih Dengan Warga Perbatasan Belu

“Sisanya kami harapkan PLP bisa tambahkan lagi tahun ini untuk KK yang ada di kampung Jokowi. Soal MCK sebelum PHO kita perhatikan sama-sama lagi, mungkin ada pipa yang rusak mungkin kita bisa lihat sama-sama lagi,” ujar Mones

Staf Satker KPPS Kementerian PU, Sanggul Purba kepada media usai kegiatan menuturkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan FGD awal yang menjelaskan pembangunan, kalau sekarang ini jelaskan pembangunan yang telah selesai.

“Soal keberhasilan program, diklaim dari kita bisa, nanti masyarakat akan menilai sendiri apakah yang sudah dibangun pihak Pempus itu berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama masalah SPAM,” ujar Purba.

Jelas dia, secara teknis dulu perencanaan itu masing-masing titik itu ada 5 liter perdetik, kenyataannya setelah kita lakukan sumur uji dan pengeboran air rata-rata maksimum 2 setengah liter. Jadi memang ada pengurangan ekspetasi yang dulu kita anggap lima liter tapi sebulan ini dua setengah liter. Mungkin itu akan berpengaruh pada distribusi bagi warga.

“Kegiatan di dua Kecamatan. Kita tidak cukup duit untuk layani semua desa. Kita ambil yang prioritas Desa dekat PLBN makanya Desa Silawan dan Kenebibi. Tapi perencanaan dua tahun ke depan sudah ada, mudah-mudahan desa lain bisa terealisasi,” sebut dia.

Untuk diketahui, kegiatan yang digelar PT Waskita dihadiri Camat Tastim, Sekcam Kakuluk Mesak, para Kades dan Kadus dua Kecamatan, PPK, pejabat TNI satuan Satgas RI-RDTL Yonif Raider 712/WT, perwakilan Polsek serta para masyarakat.