Kerusakan Jalur Laktutus-Fatubesi Sedang Diperbaiki

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Direktur PT Pundi Mas Bahagia (PMB), Aloysius Mintura mengatakan, aspal, penahan dan drainase (saluran got) di jalur Laktutus-Fatubesi menuju perbatasan Laktutus, Kecamatan Nanaet Dubesi yang rusak sementara dikerjakan.

“Sementara masih masa pelaksanaan dan kita perbaiki. Kalau belum selesai kita masih punya waktu 50 hari untuk pemeliharaan tapi dikenakan denda,” ujar Mintura ketika dikonfirmasi awak media, Senin (11/12/2017).

Dikatakan, soal kerusakan jalan bukan masalah kualitas sebagai penyebab. Tapi itu merupakan faktor alam, dimana kondisi cuaca saat ini hujan sehingga saat aspal tidak kuat dan terkupas, beda kalau dikerjakan saat musim panas.

“Ya namanya kita manusia tidak sempurna dan kita tetap punya tanggungjawab. Saya kejar kerja aspal, selesai itu perbaiki yang rusak,” tandas dia.

“Kita potong yang rusak setelah itu aspal kembali. Kalau selesai 50 hari tidak selesai kita tidak mampu mengerjakannya,” tambah Mintura.

Dia menyampaikan terimakasih atas kontrol Media terhadap pengerjaan proyek jalan kelas III Laktutus-Fatubesi/K.15. Masa kontrak kerja ruas jalan tersebut berakhir pada tanggal 16 Desember mendatang.

Baca juga : DPR Soroti Drainase dan Penahan Jalur Laktutus Yang Mulai Rusak

Ditegaskan lagi bahwa, terkait kerusakan pada jalur tersebut bukan persoalan kualitas. Namun pihaknya selaku pelaksana tetap mengerjakan atau memperbaiki kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Halilulik menuju Laktutus.

“Sumber dana APBD II DAK penugasan. Kalender kerja 170 hari, ada penambahan waktu. Intinya kita tetap perbaiki yang rusak dan masih dalam pemeliharaan enam bulan. Intinya kita tidak lepas tanggungjawab,” pungkas Mintura.

Sebelumnya, Bupati Belu Willybridus Lay yang dikonfirmasi media menjelaskan, kerusakan tersebut dikarenakan faktor alam. Banyak tanah yang dicating, sehingga menyenangkan tanah labil dan tidak padat sehingga mudah rusak saat diterpa hujan.

“Sebelumnya penyerahan, pelaksana harus segera perbaiki kerusakan yang ada di jalur menuju perbatasan Laktutus dan negara Timor Leste itu,” kata Lay.

Untuk diketahui, berdasarkan papan informasi proyek Pemerintah Kabupaten Belu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan. Progam pembangunan jalan dan jembatan. Kegiatan pembangunan jalan Kabupaten. Adapun paket kerja, belanja modal jalan, irigasi dan jaringan pengadaan jalan Kabupaten kelas III Halilulik-Fatubesi/K.15.

Nomor kontraktor 11/PPK-BM/PUPR/IV/2017 dengan tanggal kontrak 16 Juni 2017. Nilai kontrak, Rp 34.209.090.000 yang bersumber dari DAK penugasan tahun anggaran 2017. Waktu pelaksanaan 170 hari kalender dan pemeliharaan 180 hari kalender.