Samsat Online di NTT Segera Terintegrasi dengan Perbankan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Semua jenis layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLL), Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini tengah disinergikan agar masuk dalam layananan Online yang terkoneksi langsung dengan Perbankkan.

Rilis yang diterima media ini di Kupang, Rabu (22/11/2017) menyebutkan, hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTT, Benny A. Litelnoni ketika membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Sistim Administrasi Manunggal Dibawah Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten/Kota se Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017 di Hotel Silvia Maumere pada (21/11/2017).

Benny berharap, penerapan layanan unggul dan inovatif SAMSAT online menjadi jawaban atas upaya peningkatan kualitas layanan yang dilakukan pemerintah Provinsi NTT bagi para wajib pajak kendaraan bermotor.

Semua kabupaten/kota di NTT termasuk daerah-daerah yang baru dimekarkan ditargetkan harus online mulai tahun 2018. Tujuannya agar semakin memudahkan masyarakat melakukan pembayaran secara non tunai, lebih cepat dan mudah.

“Pemerintah provinsi NTT telah menjalin kerja sama dengan Bank NTT untuk merealisasikan pembayaran pajak melalui fasilitas layanan perbankkan diantaranya Teller, ATM dan Mobile Banking,” katanya.

Dia mengatakan, perluasan pelayanan bagi masyarakat dalam kerja sama tersebut segera dimulai pada tahun 2018 dengan demikian segala keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan berbagai isu miring tentang praktek pelayanan yang panjang dan berbelit belit dapat teratasi.

Baca juga : Yeskial Loudoe: Besok Sidang APBD Murni Tahun 2018 Mulai Dilaksanakan

Secara nasional pelayananan online E-channel Perbankan, provinsi NTT ditargetkan secara bertahap akan terkoneksi dengan Samsat Nasional pada tahun 2019. Saat ini kata Litenoni, telah dilakukan inovasi pelayanan oleh Tim Pembina Samsat Tingkat Nasional guna memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Karena itu, Benny meminta seluruh stakeholders dan seluruh peserta agar melakukan koordinasi dan evaluasi secara sungguh sehingga melahirkan gagasan segar dan inovatif dalam konteks percepatan pelayanan masyarakat dalam forum tersebut.

Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah memilih kota Maumere Kabupaten Sikka sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan. Selain memberikan sedikit PAD bagi daerah, kegiatan tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan tepat guna bagi kepentingan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat wajib pajak kendaraan bermotor.

Menurut dia, Kabupaten Sikka juga punya keluhan yang sama yakni soal kesadaran masyarakat membayar pajak dan juga masih saja ada keluhan seputar profesionalisme pelayanan pemerintah dan instansi teknis yang menangani urusan pajak kendaraan.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Hali Lanan Elias kepada wartawan mengatakan, Samsat merupakan wahana kerja sama antara tiga unsur terkait yakni Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian RI dan Departemen Keuangan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang pendaftaran kendaraan bermotor, pembayaran pajak kelendaraa bea balik nama, sumbangan wajib dana kecelakaan kendaraan bermotor sekaligus untuk mengamankan pemerimaan negara dan penerimaan daerah.