Angka Kemiskinan Kabupaten Flores Timur di Bawah Nasional

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dari 22 kabupaten/kota di NTT, hanya Kabupaten Flores Timur (Flotim) yang angka kemiskinan di bawah rata – rata nasional, dimana rata – rata nasional 10,64 persen, sedangkan Flotim 9,72 persen.

Gubernur Frans Lebu Raya sampaikan ini dalam rapat kerja gubernur dengan wali kota dan para bupati se- NTT 2017 di Kupang, Rabu (15/11/2017).

Lebu Raya mengatakan, angka kemiskinan di NTT hingga Maret 2017 masih tinggi yakni 21 persen. “Kami terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan sejak 2008 hingga Maret 2017,” katanya.

Dia menjelaskan, pada 2014 angka kemiskinan sempat turun hingga 19 persen lebih. Namun pada 2015 angka kemiskinan naik menjadi 22,58 persen. Pada 2016 turun 0,39 persen menjadi 22,19, 2017. Dan pada periode Maret 2017 turun lagi menjadi 21 persen.

Baca juga : Penerbangan Perdana Kupang- Dili Ditunda

Lebu Raya menguraikan, selain Flotim yang angka kemiskinan di bawah rata- rata nasional, terdapat empat daerah yang angka kemiskinan tidak berbeda jauh dengan nasional. Keempat daerah itu yakni Kota Kupang 10,16 persen. Kabupaten Ngada 12,83 persen, Sikka 14,22 persen dan Nageko 14,33 persen. Sedangkan urutan terkahir yakni Kabupaten Sumba Barat.

“Ini berdasarkan data BPS, sehingga perlu koordinasi dengan BPS untuk tentukan variabel kemiskinan,” papar Lebu Raya.

Pada kesempatan itu orang nomor satu NTT ini mengungkapkan perkembangan ekonomi sejak 2014 yang terus meningkat di atas rata-rata nasional yakni sebesar 5,02 persen. Walau demikian, perkembangan ekonomi ini tidak sejalan dengan penurunan angka kemiskinan. Dimana, tingkat kesejangan di bawah nasional 0,4 persen. Pada prinsipnya, peluang untuk menurunkan angka kemiskinan masih terbuka lebar.