Walikota Berencana Naikan Upah PTT Dinas Kebersihan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dinilai mempunyai beban kerja yang lebih banyak ketimbang Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada dinas maupun di Setda Kota Kupang, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore berencana menaikan upah bagi PTT di dinas Kebersihan, namun belum bisa dipastikan jumlahnya, karena akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami berencana menaikan upah bagi PTT Dinas kebersihan karena mereka mempunya beban kerja yang lebih banyak,” Kata Walikota kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin (13/11/17).

Menurutnya, sangat tidak adil kalau pemerintah menyamaratakan upah PTT pada dinas Kebersihan dengan dinas lain, sebab PTT pada dinas dan setda beban kerjanya sedikit, dan bisa di bilang banyak PTT yang cuma duduk saja. Tetapi kalau PTT pada dinas Kebersihan, mereka sudah bangun sejak Pukul 03.00 Dinihari, dan sudah harus bersiap diri untuk memulai tugas sejak 04.00 dinihari untuk membersihkan jalan dan mengangkut sampah diseluruh penjuru di Kota Kupang,

Baca juga : Walikota: Empat Reservoir Yang dibangun di Tahun 2017 Kapasitas Kecil

“Jadi segala jerih payah mereka harus dihargai lebih dan tidak bisa disamakan dengan PTT yang pada dinas yang cuma duduk “nganga” di Kantor,” ujarnya.

Selain kenaikan upah, lanjut Walikota, semua PTT pada dinas kebersihan juga akan disertakan sebagai peserta jaminan kesehatan (BPJS) maupun KIS, sehingga mereka bekerja tidak was-was karena jaminan kesehatan mereka juga dijamin pemerintah.

“Kami sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7 sampai 10 juta untuk membiayai jaminan kesehatan semua PTT di dinas kebersihan Kota Kupang,” katanya.