Setya Novanto Harus Dicekal Masuk NTT

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda) Nusa Tenggara Timur (NTT) harus mencekal dan mengisolasi Setya Novanto untuk tidak lagi masuk ke NTT dalam kapasitas dan urusan apapun.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus sampaikan ini melalui rilis yang diterima media ini di Kupang, Selasa (14/11/2017).

Petrus menjelaskan, alasan pencekalan dimaksud karena selain Setya Novanto saat ini berstatus tersangka dan mangkir dari panggilan KPK, juga dikhawatirkan uang yang digunakan untuk dibagi-bagikan kepada anak yatim piatu dan kelompok miskin lainnya atau terhadap Gereja dan Mesjid-pun diakui sebagai uang bersumber dari tindak pidana korupsi e-KTP.

“Tujuannya adalah untuk mencuci uang hasil korupsi e-KTP bila terbukti,” jelas Advokat Paradi ini.

Baca juga : TPDI Mengutuk Keras Tindakan ASN Terhadap Wakil Wali Kota Kupang

Dia memgungkapkan, banyak terdakwa perkara korupsi ketika ditanya Hakim kemana uang hasil korupsi ini dibelanjakan, mereka bilang uangnya dipakai untuk disumbangkan ke Gereja, Pesantren, Panti Asuhan dan lainnya.

“Inilah yang harus diwaspadai apalagi Setya Novanto saat ini berstatus tersangka dan menghindar dari pemeriksaan KPK melakukan aksi bagi-bagi bingkisan kepada anak-anak yatim piatu dan kelompok miskin lainnya,” ungkapnya

Petrus menegaskan, untuk menjaga kehormatan dan martabat daerah dari perilaku korupsi sebagaimana saat ini disangkakan kepada Setya Novanto dalam rangka mendidik generasi muda untuk anti terhadap perilaku korupsi, maka terhadap Setya Novanto atau siapapun tokoh NTT berstatus tersangka korupsi harus dicekal untuk keluar atau masuk NTT dan diisolasi dari pergaulan sosial masyarakat.

“Singkat kata dieksomunukasi atau dikucilkan sebagai sanksi sosial dari masyarakat,” tegas Petrus.

 

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*