Komunitas Literasi Ajak Masyarakat Tingkatkan Minat Baca

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tiga komunitas yang terdiri dari Salt, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Tukuneno serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu menggelar beberapa kegiatan literasi, Minggu sore (12/11/2017).

Kegiatan literasi Bakawan Dengan Buku yang terpusat di taman Kota Atambua Fronteira Garden dilaksanakannya meningkatkan meningkatkan minat dan baca anak-anak dan remaja.

“Kegiatan literasi yang dilaksanakan tiga komunitas, Salt, Dinas Perpustakaan dan OMK Paroki Tukuneno untuk masyarakat Kota Atambua khususnya anak-anak dan remaja,” ungkap salah seorang pendamping kegiatan Bakawan Deng Buku, Romo Patris Sixtus Bere kepada wartawan di sela-sela kegiatan literasi.

Menurut Romo Sixtus, kegiatan literasi dilakukan di ruang terbuka taman Fronteira yang bertujuan mendekatkan buku kepada masyarakat yang telah dilakukan sejak sebulan lalu. Kegiatan Bakawan Deng Buku yang dilaksanakan saat ini merupakan hasil perbincangan tiga komunitas tersebut untuk senantiasa dilaksanakan.

“Melalui kegiatan Bakawan Deng Buku dapat meningkatkan kesadaran membaca masyarakat dan semakin banyak terbentuknya kelompok belajar untuk meningkatkan minat baca demi kecerdasan anak-anak dan remaja generasi bangsa di tapal batas Belu-Timor Leste,” harap Romo Sixtus.

Bersamaan Moderator OMK Paroki Tukuneno, Romo Adi Ampolo menuturkan bahwa, kegiatan yang berlangsung di ruang terbuka ini untuk memacu semangat membaca anak-anak dan remaja di daerah Belu. Sehingga anak-anak generasi muda bebas membaca dengan semangat, gembira dan senang.

Baca juga : Kodim Belu Hadirkan Rumah Baca Pintar di Batas Kobalima-Timor Leste

“Kita lakukan kegiatan seperti ini supaya anak-anak bisa gembira dan senang. Mereka tetap rindu untuk membaca buku, karena itu kegiatan Bakawan Deng Buku dilaksanakan dengan beberapa jenis kegiatan yakni belajar, membaca, mendengar dan melatih musik,” terang Romo Adi.

Lanjut dia, masih minim kegiatan pendidikan informal yang dilaksanakan saat ini. Padahal, kegiatan pendidikan Informal tidak kalah pentingnya dengan pendidikan formal yang diselenggarakan lembaga-lembaga pendidikan.

Kegiatan pendidikan informal yang disponsori OMK Paroki Tukuneno dengan Taman Baca Modestia juga sudah dilakukan. OMK Paroki Tukuneno mengajak dan melatih anak-anak SD untuk belajar dan membaca pada setiap Jumat dan Sabtu.

“Kita juga sudah lakukan kegiatan ajak anak membaca. Saat ini kita gabung dengan Salt dan Dinas Perpustakan untuk kegiatan Bakawan Deng Buku,” tambah Romo Adi.

Disaksikan NTTOnlinenow.com, taman kota yang terletak di belakang GOR L.A Bone itu dipenuhi anak-anak SD, SMP dan SMA yang ada di Kota Atambua. Anak-anak dan remaja antusias, mereka semangat mengambil buku yang disediakan panitia dan membaca.

Selain membaca, nampak pula sebagian anak-anak bermain musik, membaca puisi dan sajak. Seketika suasana taman berubah jadi ramai dan menyita para pengunjung taman dekati lokasi giat literasi.