Bawaslu NTT Minta Masukan Publik Soal Calon Panwascam

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta masukan publik menyangkut integritas, kompetensi dan rekam jejak masing- masing calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (7/11/2017).

Menurut Jemris, saat ini 22 Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab/ kota) sedang melakukan wawancara bagi calon anggota Panwascam se provinsi NTT.

“Kami berharap ada tanggapan dan masukkan masyarakat, sehingga yang terpilih adalah penyelenggara pemilu yang benar2 memiliki integritas tinggi,” kata Jemris.

Dia menyampaikan, tanggapan dan masukan masyarakat bisa langsung disampaikan ke Panwaskab/ Kota. Pelantikan Panwascam direncanakan pada tanggal 11-15 November 2017.

Pada kesempatan itu dia menyatakan, terkait tugas pengawasan ke depan lebih difokuskan pada fungsi pencegahan. Karena itu pihaknya memperbanyak kegiatan sosialisasi agar masing-masing pihak memahami hak dan kewajiban.

“Bawaslu melalui keputusannya, bisa membatalkan keikutsertaan pasangan calon (paslon), termasuk membatalkan paslon terpilih. Hal ini lebih terkait aspek pelaporan dan penggunaan dana kampanye,” tandas Jemris.