Dana Desa Diharapkan Membuat Hidup Masyarakat Lebih Baik

Bagikan Artikel ini

Oelamasi, NTTOnlinenow.com – “Seluruh perangkat desa di Kabupaten Kupang perlu memanfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Dijelaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan Polri melakukan pengawalan terhadap penyelenggaraan dana desa di Kabupaten Kupang agar pemanfaatan dana desa dapat berlangsung dengan baik, tepat sasaran dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” demikian  Wakapolda NTT Brigjen Pol. Victor Gustaaf Manopo saat acara Rakord Desa dan Sosialisasi Pencegahan, Pengawasan dan penanganan Dana Desa Lingkup Pemkab Kupang, Jumat (03/11-2017)  di Aula Kantor Bupati Kupang.

Lebih lanjut Victor menjelaskan bahwa sejak digulirkan program dana desa telah terjadi 214 kasus penyelewengan Dana Desa dengan nilai kerugian negara sebesar Rp.46 Miliar. Hal ini menurutnya terjadi karena beberapa faktor diantaranya niat buruk oknum Kades tertentu dan perangkatnya yang ingin mengeruk keuntungan dari kucuran dana desa sehingga kepentingan masyarakat banyak terabaikan.

Selain itu ada faktor lainnya yakni minimnya pengetahuan Kades dan perangkat desa dalam memanfaatkan dana ini, namun menurut Victor, masih bisa diatasi dengan memberikan pendampingan secara baik dan pembantuan tenaga-tenaga potensial untuk membantu pengelolaan dana desa ini. Kasus lain yang ditemukan ialah Mark up harga dan penyalahgunaan prsedur yang harusnya swa kelola justru di kerjakan oleh saudara atau keluarga kades sendiri padahal dalam pengerjaan harus melibatkan masyarakat banyak dan memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri, jelas Victor.

Tujuan utama agar dana desa ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Dirinya berharap semua proses pengelolaan dana desa dapat digunakan secara transparan dan memberikan bermanfaat bagi masyarakat banyak. “kita koordinasi sehingga tujuan pemanfaatan dana desa dapat dirasakan oleh masyarakat,” Jelas Wakapolda Victor.

Senada dengan Wakapolda NTT, Bupati Kupang Ayub Titu Eki dalam sambutannya mengharapkan pengelolaan dana desa benar-benar tepat sasaran dan membangkitkan ekonomi masyarakat desa. Melalui Dana Desa, kita membangun masyarakat desa dan sangat diharapkan potensi-potensi yang ada dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara baik bagi kesejahteraan hidup masyarakat.

“Kita perlu memanfaatkan potensi yang ada untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Istilahnya gula disebarkan pasti membuat semut datang, begitu juga dana disebarkan diharapkan membangkitkan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” jelas Bupati Kupang 2 Periode tersebut.

Salah satu cara pengembangan potensi desa di Kabupaten Kupang menurut Bupati Ayub ialah Lewat pengembangan taman eden yang diharapkan akan memacu potensi pertanian masyarakat desa. Dirinya sangat yakin dengan program ini kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik karena memberikan manfaat nyata dalam pengembangan pertanian yang didalamnya selain ada kebun, ada juga kolam ikan, ada tempat berternak yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Kenapa kita tidak manfaatkan sebagian dari dana desa untuk pengembangan taman eden. Bukan hanya ada tanaman, tapi ada kolam ikan, dan lainnya. Kita harus yakin dalam 5 tahun kita sudah bisa berhasil dan memberikan dampak begi peningkatan taraf hidup masyarakat,” Jelas Bupati Ayub.

Terkait dengan rapat dan sosialisasi bersama para perangkat desa Bupati ucapkan terima kasih kepada Wakapolda yang telah hadir dan berharap melalui Rakord semacam ini terbentuk penyamaan persepsi membangun daerah. Ditambahkan bahwa dengan Rakord setiap bulan dan menghadirkan orang-orang penting seperti dari penegak hukum, kejaksaan, Polri dan LSM semakin memperkaya informasi dan pengetahuan perangkat Desa yang berguna untuk memajukan desanya.

Kepala BPMD Kabupaten Kupang Johanis Masneno dalam laporannya menjelaskan bahwa jumlah dana desa bagi 160 Desa di Kabupaten Kupang TA.2017 sebesar Rp.198.866.880.000 yang diambil dari 3 sumber dana yakni Dana Desa dari APBD sebesar Rp. 128.360.880.000, Alokasi dana desa APBD Rp.70.000.000.000 dan bagi hasil pajak Rp.560.000.000.

Dijelaskan Masneno bahwa masing-masing desa pada tahun 2017 ini mendapat anggaran 1 miliar lebih dengan penerima dana desa terbesar adalah Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah sebesar Rp.1.462.420.000 dan penerima terkecil Desa Kuaklalo Kecamatan Taebenu Sebesar Rp.1.159.390.000.

Hadir pada Rakord dan Sosialisasi tersebut Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno, Kapolres Kupang AKBP. Adji Indera Dwiatma, S.IK yang sekaligus memaparkan materi dalam kegiatan tersebut. Humas Setda Kabupaten Kupang