Walikota : Enam Prioritas Utama Pembangunan Yang Akan Dilakukan di Tahun 2018

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengaku, pelaksanaan Pembangunan Kota Kupang ditahun 2018 dititikberatkan pada enam prioritas utama.

Enam prioritas tersebut adalah, peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, peningkatan perekonomian akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja, peingkatan kinerja pemerintah yang efektif, efisien, akuntabel dan transparan dalam upaya meningkatkan kapasitas pelayanan publik dan pengelolah keuangan, peningkayan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan kesejahteraan sosial, budaya, prestasi olahraga dan kepemudaan serta meningkatkan toleransi dan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan.

“Pada dasarnya, pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejateraan masyarakat,” Kata Jefri saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Dalam Rangka Penyempurnaan Rancangan RPJMD Kota Kupang Tahun 2018-2022, di Aula Badan Keuangan Daerah Kota Kupang, Jumad, (3/11/2017).

Dikatakan Jefri, Pada prosesnya, pembangunan harus memperhatikan norma-norma, diantaranya, pembangunan tidak boleh menciptakan dan memperlebar ketimpangan, serta pertumbuhan ekonomi yang dikejar tidak boleh menurunkan daya dukung lingkungan dan menimbulkan kerusakan lingkunga.

Jefri menegaskan, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, diperlukan usaha-usaha yang terencana dan terarah yang didasarkan pada skala priorolitas sehingga hasil yang dicapai merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap upaya perbaikan kondisi masyarakat sebagai manifestasi dari pertanggungjawaban atas kepercayaan yang telah diberikan.

“Harapan saya, kiranya melalui forum konsultasi publik ini, dapat merumuskan rekomendasi-rekomendasi strategis agar penyempurnaan rancangan RPJMD Kota Kupang Tahun 201-2022 dalam rangka membangun daerah Kota Kupang yang kita cintai ini demi kemajuan dan kesejahteraan Warga Kota,” harap Jefri.

Baca juga : Pengusaha Australia Fasilitasi Atlit Cricket NTT Ikut Pelatihan Pelatih

Sementara, Kepala Bapepeda Kota Kupang, Eduard John Pelt mengatakan, tujuan dilaksanakannya forum konsultasi Publik tersebut adalah untuk menyelaraskan rancangan awal RPJMD Kota Kupang tahun 2018-2022 dengan visi-misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih demi penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kota Kupang tahun 2018-2022.

“Serta penyampaian sosialisasi rancangan awal RPJMD dan penyelarasan yang diharapkan nanti mendapatkan feedback dari seluruh stkeholder,” ujarnya.

Pelt mengatakan, saat ini, Kota Kuoang telah memasuki tahapan penyusunan rancangan RPJMD tersebut.

Pelt menyebutkan, beberapa aktivitas yang perlu dilakukan berdasarkan permendagri nomor 86 tahun 2017, adalah, pengumpulan data ataubinformasi kondisi penyelenggaraan pemerintah daerah lima tahunan, penyusunan profil darah dan prediksi masa depan, kajian terhadap RPJMD, kajian teehadap Visi, Misi dan program prioritas Kepala Daerah terpilih.

Hal lainnya, Lanjut Pelt, adalah menganalisi keuangan daerah, kajian RTRW, pembahasan rancangan awal RPJMD bersama SKPDs, penyusunan dmrancangan awal RPJMD untuk dibahas Musrembang, serta naskah kesepakatan hasil Musrembang RPJMD.

Dikatakannya, forum konsultasi yang dilaksankan tersebut, menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam penyempurnaan rancangan awal RPJMD, untuk itu, partispasi masyarakat begitu penting dalam mewujudkan perencanaan yang efektif dan strategis, yang mampu mengantisipasi perubahan dan dinamika di Kota Kupang selama lima tahun kedepan.

“Peran aktif setiap pemangku kepentingan sangat bermanfaat guna penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap rancangan awal RPJMD tahun 2018-2022 ini,” demikian Pelt.