Rumah Sakit Siloam Punya Peralatan Medis Terbaru Untuk Operasi Katarak

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Untuk mewujutkan pelayanan kesehatan yang prima kepada Masyarakat Provinsi NTT, dan khususnya Kota Kupang, pihak Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang, menghadirkan peralatan moderen untuk Operasi Katarak.

Demikian Dikatakan, Direktur RS Silom Kupang, Dr, Hans Lee dalam Kegiatan Media Ghatering yang diselenggarakan Pihak RS. Siloam, Jumat (03/11/2017).

Lee mengatakan alat untuk operasi katarak yang dihadirkan adalah, mesin “phacoemulsificaton Centurion vision sistim” yang merupakan, mesin canggih untuk mempermudah operasi katarak. Mesin seharga Rp.3,5 miliar didatangkan dari Alcon Laboratories yang berpusat di Texas Amerika Serikat. Perusahan tersebut merupakan salah satu perusahan terbaik dalam bidang kesehatan mata, sehingga menjadi alasan dari pihak RS Siloam mendatangkan alat operasi katarak tercanggih dari perusahan tersebut.

Baca juga : Walikota : Enam Prioritas Utama Pembangunan Yang Akan Dilakukan di Tahun 2018

“Sudah menjadi komitmen dari RS. Siloam untuk terus meningkatkan fasilitas Rumah sakit, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kupang dan NTT secara keseluruhan,” Kata Lee.

Ia juga mengaku, dengan alat operasi canggih tersebut, pihaknya juga melayani operasi secara gratis, bagi peserta Jamina kesehatan seperti BPJS, maupun JKN, namun pasien dari peserta jaminan kesehatan harus membawa surat rujukan, dari rumah sakit, puskesmas, maupun dokter. Sedangkan bagi pasien umum yang bukan peserta jaminan kesehatan, akan dikenai biaya sebesar Rp.8 juta untuk operasi katarak menggunakan alat tersebut.

Sementara itu, Dokter Spesialis Mata pada RS.Siloam, dr, Boyke Kuhurima mengatakan, dengan menggunakan
mesin “phacoemulsificaton Centurion vision sistim” untuk operasi katarak, hanya membutuhkan waktu 10-15 menit.

Menurutnya, dengan alat generasi ketiga untuk operasi katarak, tidak lagi ada sistim bedah ringan, tetapi hanya menggunakan mesin untuk mencairkan (emulsifikasi) dan menghisap keluar lensa katarak dari dalam kantong lensa dalam saat bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okuler yang dapoat dilipat kemudian dimasukan kedalam kantong lensa kosong, sehingga operasi berjalan dengan singkat, dan pasien tidak harus diopname.