RSUD Kota Kupang Akan Ajukan Proposal Senilai 150 Miliar Ke Kemenkes

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) S.K. Lerik yang di fokuskan pada untuk emergency, seperti UGD, ICU, dan ruang bersalin rampung dikerjakan dengan menggunakan dana APBN, yang disalurkan melalui Kementerian Kesehatan, kini pihak RS S,K.Lerik berencana mengajukan proposal untuk lanjutan pembangunan RS tersebut.

Demikian dikatakan, Direktris, RS. S.K. Lerik Kota Kupang, Dr. Marsiana Halek kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Jumat (03/11/2017).

Halek mengatakan, dengan dibangunnya ruang untuk perawatan yang sifatnya emergency, fasilitas yang ada di rumah sakit sudah terpenuhi. Namun tersedianya fasilitas yang baik, masih ada kekurangan yaitu, ruang rawat inap.

Baca juga : Realisasi Fisik Pembangunan RSUD S.K. Lerik Mencapai 90 Persen

Halek mengaku, ruang rawat inap yang ada saat ini masih kurang sehingga perlu ditambah, apalagi dengan tersedianya sejumlah fasilitas penanganan emergency, harus didukung pula dengan kapasitas ruang rawat inap. Pertumbuhan penduduk semakin tinggi sehingga fasilitas kesehatan juga harus disiapkan dengan baik.

“Tidak mungkin kami hanya menyiapkan fasilitas untuk penanganan darurat yang lengkap, tapi ruang rawat inap masih kurang. Untuk itu kami berencana mengusulkan anggaran tambahan ke Pemerintah Pusat,” Kata Halek.

Halek mengaku, untuk tahun anggaran 2018 mendatang, pihaknya akan mengusulkan anggaran sebesar Rp.150 miliar untuk pengembangan rumah sakit.

“Kami sudah siapkan proposal untuk disampaikan ke Kemenkes. Mudah-mudahan disetujui sehingga penambahan kapasitas ruang rawat inap bisa terjadi,” kata Halek.