Peringati Sumpah Pemuda, Aliansi Cipayung Gelar Dialog Kepemudaan

Bagikan Artikel ini

Laporan Muhammad Habibudin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Memperingati hari sumpah pemuda 28 Oktober 2017, Aliansi Cipayung terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Waingapu Sumba Timur menggelar dialog kepemudaan yang dihadiri 50 orang peserta di Kabupaten Sumba Timur NTT.

Dialog kepemudaan diselenggarakan di aula kantor BPMD kabupaten Sumba Timur Sabtu (28/10/2017) dengan tema “Pemuda Berani Bersatu” dan sub tema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari Kita Lawan Radikalisme”.

Dalam dialog kepemudaan melibatkan narasumber Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor MT Silalahi bersama Dandim 1601 Sumba Timur yang mewakili Danunit Intel Letda Arh Putu Darma Setiawan.

Baca juga : Anwar Engga: FGD Terkait Pilkada Libatkan Semua Pemangku Kepentingan

“Lewat dialog kepemudaan ini mari kita tingkatkan rasa kebhinekaan dan keberagaman walaupun kita berbeda namun kita bersatu dan merasa senasib dan sepenanggungan,”kata Victor.

Menurutnya, demokrasi liberal dengan memanfaatkan perkembangan Iptek dapat memprovokasi lewat media seperti penyebaran pornografi, ujaran kebencian dan Hoax, menjelang Pilkada 2018 hindari rasa priomodalisme atas dasar suku ras agama dan sebagainya.

“Tidak ada negara didunia yang sejahtera kalau stabilitas politik di negaranya belum merata,”jelasnya.

Dandim 1601 Sumba Timur melalui Danunit Intel Letda Putu Darma Setiawan mengatakan, peran TNI dalam isu melawan radikalisme yakni operasi militer perang dan selain perang, sebagian kelompok radikal yang melaksanakan aksi terorisme di Indonesia dengan cara merakit bom dan bahan peledak

“Hal itu dilaksanakan dengan cara perekrutan lewat propaganda di internet, website,sosial media dan radio,”ujarnya.

Putu Darma mengingatkan, paham radikalisme seperti ISIS tidak boleh berkembang di Indonesia, upaya TNI khususnya Kodim 1601 Sumba Timur adalah deteksi dini, cegah dini dan penanggulangan terorisme dengan melaksanakan latihan kesiapsiagaan.