Wilayah Naimata Akhirnya Dilayani Angkot

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – kerinduan warga Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa Kota Kupang menanti adanya trayek baru angkutan umum akhirnya terwujud. Kepastian adanya trayek baru setelah, pihak dinas perhubungan telah melakukan uji coba dua armada bus Damri sejak 19 Oktober 2017 lalu.

“Dengan adanya trayek angkutan umum yang melintasi Wilayah Naimata, maka kerinduan warga Naimata terobati. Selama ini warga Naimata kesulitan melakukan aktifitas, karena tidak adanya trayek angkutam umum yang melintasi wilayah mereka. Untuk mendapatkan jasa angutan umum, warga harus berjalan cukup jauh, atau menggunakan jasa ojek yang biayanya cukup besar,” Kata Lurah Naimata, Melianus Benggu kepada wartawan di Kantor Lurah Naimata, Senin (23/10/2017).

Menurutnya, hal ini berdampak positif kepada masyarakat. Pasalnya, selama ini masyarakat tidak mempunyai akses transportasi darat yang memadai. Kini mereka telah dipermudah dengan dua armada tersebut. Menurutnya, masyarakat dipermudah karena anak-anak sekolah sudah bisa menggunakan angkutan umum yang murah. Warga yang bekerja di kantor pun bisa memilih menumpang bus daripada menggunakan jasa ojek yang cenderung mahal.

Ia mengaku untuk menjaga kenyamanan operasional dari angkutan umum tersebut, pihak kelurahan telah melayangkan surat untuk dilakukan rapat dengan masyarakat agar mewujudkan keamanan dan kenyamanan di wilayah tersebut.

Baca juga : Naimata Bakal Dilayani Angkutan Umum Ber-AC

Menyangkut infrastruktur jalan, yang masih mengalami kerusakan, Benggu mengaku, Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang telah memberikan surat pemberitahuan kepada pemerintah Kelurahan Naimata bahwa jalan akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.

Hal itu disebabkan pekerjaan jalan masih berlangsung di wilayah Kelurahan Liliba karena Pekerjaan jalan tersebut masih satu paket dengan pekerjaan diruas Jalan Taebenu.

“Harapan kami dapat berjalan dengan baik dan menjawab keinginan masyarakat yang selama ini dinanti-nantikan,” ungkap Melianus.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka yang dihubungi terpisah mengaku bahwa dinas perhubungan sudah lama merencanakan untuk membuka trayek diwilayah tersebut. Namun karena beberapa kendala teknis keinginan itu baru tercapai. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat menjaga kenyamanan dari oeprasional kedua kendaraan umum tersebut.