Angkasa Pura Dukung Pengembangan Pariwisata di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara El Tari Kupang menginisiasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Collaborative Destination Development (CDD) Kupang dan Komodo Travel Mart (KTM) yang digelar di Kupang, Kamis (19/10/2017). Hal ini untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Selain itu, demi meningkatkan trafik penumpang ke NTT, PT Angkasa Pura I juga memberikan insentif bagi maskapai yang membuka rute scheduled flight baru dari dan ke Kupang,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Danang S. Baskoro saat menggelar konferensi pers di Kupang, Kamis (19/10/2017).

Danang menjelaskan, CDD bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata daerah di kawasan tengah dan timur Indonesia, sehingga sektor pariwisata dapat dijadikan sebagai motor pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sedangkan Komodo Travel Mart merupakan salah satu ajang pertemuan dan kerja sama antara travel agent domestik dan internasional,” jelasnya.

Menurut Danang, penggabungan penyelenggaraan kegiatan CDD dan Komodo Travel Mart merupakan tindak lanjut dari CDD tahun 2016, di mana kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga- lembaga pariwisata di NTT merupakan poin penting dalam pengembangan pariwisata.

“Dengan digabungkannya perayaan dua kegiatan ini diharapkan dapat membantu para agen pariwisata domestik dan internasional untuk membawa lebih banyak wisatawan datang ke NTT,” katanya.

Baca juga : 31 Calon Guru Garis Depan Terima Sertifikat Pengangkatan CPNS

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Moch. Asrori mengatakan, penyelenggaraan CDD pada Februari 2016 lalu secara tidak langsung memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke NTT.

Hal ini ditunjukkan oleh pertumbuhan jumlah wisatawan secara drastis periode 2015- 2016 sebesar 101 persen dari 441.316 wisatawan domestik dan internasional pada 2015 menjadi 889.833 wisatawan pada 2016. Sementara pertumbuhan tahun sebelumnya hanya 11 persen yaitu 397.543 wisatawan pada 2014 menjadi 441.316 pada 2015.

“Untuk menjaga pertumbuhan jumlah wisatawan yang tinggi ke NTT, Angkasa Pura I memberikan berbagai insentif kepada maskapai seperti landing free selama 6 (enam) bulan bagi maskapai yang membuka rute scheduled flight bari dari dan ke Kupang,” ungkapnya.

Asrori melanjutkan, “Selain itu, maskapai juga mendapatkan free pemasangan spanduk selama 1 (satu) bulan di bandara untuk kepentingan promosi mereka dan inaugurasi gratis di bandara,” tambah Asrori.

Dia menambahkan, selain program untuk maskapai dalam rangka menstimulus peningkatan trafik penumpang, terdapat berbagai upaya lain terkait pelayanan terhadap wisatawan di bandara, khususnya di Bandara El Tari Kupang.

Direktur Hubungan Internasional dan Pengembagan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, pertumbuhan jumlah wisatawan tersebut didukung beberapa upaya terkait pariwisata yang dilakukan oleh Bandara El Tari Kupang, seperti penyelenggaraan thematic events sesuai dengan calender events pariwisata di NTT.

“Selain itu, untuk mendukung kenyamanan wisatawan di bandara, juga dilakukan beautifikasi terminal di bandara dan perubahan commercial space plan, penambahan tenant yang memiliki merek terkenal, penambahan bangunan atau gedung untuk Ekspedisi Muatan Pesawat Udara (EMPU), dan perencanaan pembangunan dan perluasan bandara El Tari,” ujar Sardjono Jhony.