Sejak Tahun 2015 – 2017 Ada 99 Penderita Kanker Serviks di Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Sesuai himbauan Kementerian Keseahatan RI, agar masyarakat khususnya perempuan melakukan deteksi dini kanker serviks dan payudara direspon oleh pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini dinas kesehatan. Melalui Puskesmas Bakunase yang merupakan salah satu Puskesmas peduli kanker, telah melakukan pemeriksaan IVA- TETS bagi 800 lebih perempuan sejak tahun 2015.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi kepada wartawan, Jumat (13/10/2017).

Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap 800 lebih perempuan di Kota Kupang, terdapat sebanyak 99 orang yang mengidap Kanker serviks, dan dari jumlah tersebut sebagian besarnya sudah ditangani oleh pihak Puskesmas Bakunanse, dan mereka telah dinyatakan sembuh dari kanker yang sempat membunuh artis ternama indonesia, Julia Perez.

Menurutnya, kaum perempuan di Kota Kupang perlu melakukan pemeriksaan untuk pendeteksian dini penyakit kanker serviks, karena penyakit tersebut pada stadium awal tidak menunjukan gejala-gejala sakit, sehingga masyarakat, khususnya kaum perempuan harus berinisiatif dan ke 11 puskesmas di Kota Kupang untuk melakukan pemeriksaan apalagi semua puskesmas di Kota Kupang sudah mempunyai alat deteksi dini kanker serviks dan payudara.

Baca juga : Kepemilikan Akta Kelahiran Anak di NTT Belum Capai Target Nasional

“Bulan Oktober merupakan bulan kanker sesuai yang ditetapkan Presiden RI, Joko Widodo. Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat khususnya perempuan atau yang pernah melakukan hubungan seks agar dapat melakukan IVA-TEST pada Puskesmas yang ada, karena 11 Puskesmas yang ada sudah bisa melakukan pemeriksaan,”lanjutnya.

Menurutnya, jika masyarakat melakukan pemeriksaan dini dan terdeteksi menderita penyakit kanker serviks dan Payudara, maka yang bersangkutan akan direkomendasikan untuk menjalani perwatan di Puskesmas Bakunase, karena hanya puskesmas tersebut ang mempunyai peralatan terlengkap untuk menangani penyakit kanker. Bahkan rumah Sakit tipe B, seperti RSU, W.Z. Yohanis tidak mempunyai peralatan secanggih puskesmas Bakunase, sehingga ada pasien pada yang tidak bisa ditangani pihak RSU. W.Z. Yohanis, dirujuk ke Puskesmas Bakunase.

“Jadi masyarakat silahkan melakukan pemeriksaan untuk deteksi kanker di puskesmas, agar penanganannya lebih mudah,” Kata Sri.