PSI dan Perindo Serahkan Berkas ke KPU Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Partai Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyerahkan berkas pengurus dan anggotanya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (13/10/2017).

Dalam penyerahan berkas berbeda waktu itu, pengurus Partai Perindo dipimpin Pius Maxi Mura menyerahkan berkas ke Kasubag Hukum KPU Belu, Maria Hildigardis Baria. Selanjutnya disusul penyerahan berkas PSI langsung oleh Ketua DPD PSI Belu, Marselino Kardoso didampingi Wakil Ketua serta pengurus untukbuntuk diverifikasi lebih lanjut.

Usai penyerahan berkas kepada media, Ketua PSI Belu, Marselino Kardoso mengatakan, kedatangan mereka untuk menyerahkan berkas partai dan melampirkan KTP serta KTA PSI sebanyak 240 anggota.

“Hari ini kami sudah serahkan, selanjutnya menunggu hasil verifikasi dari KPU. Tadi ada yang harus diperbaiki dan besok pagi kami masukkan lagi,” ujar dia.

Dikatakan, dirinya optimis lolos verifikasi KPU. Jumlah anggota PSI sebanyak 240 yang dilampirkan itu hanya untuk memenuhi syarat formal untuk verifikasi oleh KPU. Sesungguhnya anggota PSI sudah ribuan orang yang terdaftar sebagai anggota partai.

Baca juga : Bawaslu Ajak Media Kawal Proses Pemilu di NTT

“Untuk sementara di sipol (sistim informasi partai politik) sebanyak 241. Ini untuk melengkapi ketentuan KPU Belu yang mensyaratkan minimal 220 anggota. Setelah selesai urusan administrasi di KPU baru bertambah lagi,” sebut Kardoso.

Sebelumnya, Ketua Perindo Belu, Pius Maxi Mura terpisah mengatakan, berkas anggota yang diserahkan berupa hard copy dan soft copy KTP dan KTA sebanyak 1973.

“Kita yang pertama serahkan berkas hari ini. Ini membuktikan kerja kerass para pengurus yang siap menghadapi verifikasi dan siap bekerja untuk membesarkan partai ini,” ucap dia Maxi.

Sementara itu Kasubag Hukum KPU Belu, Maria Hildigardis Baria menuturkan, terkait penyerahan berkas sejauh ini baru dua partai yang menyerahkan berkas yakni Perindo dan PSI. “Baru dua partai dan masih ada waktu sampai tanggal 16 Oktober pukul 24.00 wita,” terang Maria.