Edison: TMMD Harus Optimal dan Bermanfaat Bagi Warga di Tapal Batas Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Staf Umum Teritorial (Ster) Mabes TNI melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan dan evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-100 tahun 2017 di Kodim 1605/Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Jumat (13/10).

Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf. Edison dalam evaluasi bersama di Posko Kout TMMD (Aula Dharma Andika) Makodim Belu menyampaikan kunjungan kerja ini dimaksud untuk melihat situasi dan kondisi pelaksanaan TMMD ke-100 di lokasi perbatasan Belu.

“Tahun ini kita lakukan tiga kali. Karena itu terimakasih pada Pemerintah Belu yang telah bersedia membantu dana untuk program TMMD walaupun tidak masuk dalam susunan anggaran 2016,” ujar dia.

Dikatakan, TMMD dilaksanakan sudah sejak tahun 1980 pertama dilakukan di Jakarta. Tujuan program TNI manunggal ini guna membantu percepatan pembangunan di daerah atau desa-desa. Diharapan dengan pelaksanaan TMMD hasil yang didapat lebih optimal.

“Ini bagaimana kita secara langsung lihat keadaan dan kondisi yang dialami masyarakat. Sasaran kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ini sistem baten up dari bawa ke atas,” kata Edison.

Kedepannya hubungan kerja yang baik yang telah terbina selama ini tetap dijaga dan ditingkatkan terus demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Baca juga : TMMD ke-100, Pembangunan Ruang Belajar dan Mess Guru di Lasiolat Capai 90 Persen

“Kerja yang bagus, jangan asal karena itu taruhannya nama institusi. Apa yang dilakukan TNI di wilayah ini betul- betul dapat bermanfaat bagi warga masyarakat di daerah perbatasan ini,” pinta dia.

Lanjut Edison, apabila ada yang kurang dalam pelaksanaan TMMD sampaikan ke Dandim selaku Dansatgas. TMMD ini sebagai kegiatan membantu masyarakat dan silahturahmi dengan masyarakat dalam rangka untuk menjaga kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“Pesan saya untuk Dandim agar seluruh personel yang terlibat dalam TMMD jaga selalu silaturahmi dengan rakyat. Tujuan itu meningkatkan kemanunggalan TNI dan ini sangat penting khusus di perbatasan. Tanpa dukungan dari rakyat mustahil tidak ada apa-apa,” harap Edison.

Sementara Dandim 1605/Belu Letkol Czi Nurdihin Adi selaku Dansatgas TMMD dalam pemaparan pelaksanaan dan perkembangan kegiatan TMMD dalam bentuk rekaman video dan Slide show mengatakan, pelaksanaan kegiatan TMMD berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat terutama Pemerintah daerah Belu.

Hadir pada pertemuan itu, Kasi Ter Korem 161/WS, Kolonel Inf Afson Iswandi Sirait, Dansatgas Pamtas RI – RDTL Yonif Raider 712/WT, Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, jajaran perwira Kodim 1605/Belu, Perwira Polres Belu, pimpinan OPD Belu serta undangan lainnya.

Usai pertemuan rombongan tim Wasev didampingi Dandim Belu bersama Perwira TNI meninjau sasaran pelaksanaan kegiatan TMMD yang berlokasi di Desa Fatulotu dan Maneikun, Kecamatan Lasiolat yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste.