Wabup Ose: Pameran Alustista TNI Bukti Pertanggungjawaban Peran TNI

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Puncak peringatan HUT TNI ke-72, selain dimeriahkan dengan sebagai rangkain atraksi, TNI yang bertugas di tapal batas Belu wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Timor Leste juga menggelar pameran Alutsista.

Bertempat di lapangan umum Atambua, pameran Alutsista resmi dibuka oleh Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan ditandai dengan pengguntingan pita di stand pameran Yonif Raidersus 744/SYB usai pelaksanaan upacara HUT TNI ke-72, Kamis (5/10/2017).

Disaksikan NTTOnlinenow.com, selain stad pameran Yonif Raidersus 744/SYB, Satgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/WT, ada juga stand instansi lain dalam pameran Alutsista itu yakni, stand Polres Belu, Brimob Subden 2 Belu, BPJS cabang Atambua, BRI cabang Atambua dan dekranasda Pemkab Belu.

Pada pameran Alutsista, stand TNI memajang atau memamerkan berbagai jenis senjata indeks, kendaraan, perlengkapan dan baju TNI. Ada juga hasil kreativitas prajurit Satgas serta yang dipajang. Sementara itu stand BPJS mempromosikan program kartu KIS juga stand BRI terkait programnya.

Stand Subden Brimob memajangkan jenis senjata indeksnya serta amunisi serta perlengkapan lain. Demikian juga dengan stand Polres Belu juga ada barang bukti seperti narkoba dan miras di unit Narkoba dan Lantas Belu terkait program SKCK dan pembuatan SIM. Pada stand Dekranasda memajang kain tradisional daerah Belu.

Wakil Bupati Ose mengatakan, pameran Alutsista ini adalah bagian dari bagaimana TNI untuk mempertangungjawabkan peran mereka sebagai institusi yang bertugas untuk menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa ini dengan menampilkan atau memamerkan alustista yang ada.

“Bahwa dana yang diberikan kepada mereka dapat dipertanggungjawabkan melalui seluruh apa yang kita lihat ini digunakan untuk bagaimana menggunakan alustista dalam rangka menjaga bangsa ini,” ucap dia.

Dikatakan, kita di daerah perbatasan ini harus menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Kita menjaga kebersamaan kita disini agar tetap utuh dan menjadi negara Indonesia yang hebat di mata dunia.

“Saya kira TNI adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Kita lihat temanya bersama rakyat TNI kuat, itulah filosofi TNI karena dia berasal dari rakyat dan kita bangga dengan itu,” pungkas Ose.

Menurut Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho, pameran Alustista ini pertama kali dilakukan di Belu. Ini bukti pertanggungjawaban TNI kepada rakyat. Karena bagaimanapun juga alat-alat alustista pertahanan yang saat ini diperoleh, dipamerkan merupakan dari rakyat juga.

“Oleh karenanya kita kembalikan juga inilah buktinya alat-alat TNI. Kita libatkan juga instansi-instansi lainnya tapi karena mepet waktunya, hanya beberapa yang ikut selain TNI dan POLRI. Upacara HUT TNI hari di Belu dilakukan di dua lokasi, lapangan umum Atambua dan di Lasiolat lokasi TMMD,” ujar dia.

Sementara itu Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan menuturkan, pihaknya ikut serta mensukseskan HUT TNI ke-72. Keikutsertaan ini juga menunjukan sinerginya antara TNI dan Polri di tapal batas Belu-Timor Leste.

“Khususnya di stand Polres kita memperkenalkan apa yang ada, yang sudah ada kemajuan-kemajuan juga juga sosialisasikan terkait saat ini pendaftaran Bintara, tata cara pembuatan SKCK dan SIM,” terang dia.

Lanjut Yandri, selainuga itu juga laporan-laporan lainnya. Ada juga stand Brimob yang mana memperkenalkan peralatan alustista di Brimob. “Tujuannya untuk mendekatkan POLRI, TNI, Brimob dengan rakyat Indonesia yang berada di tapal batas ini,” jelas dia.