Walikota Kupang Mengaku Belum Memikirkan Mutasi Pejabat

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Terkait pensiunnya 29 pejabat struktural dilingkup pemerintah Kota Kupang di tahun 2017, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore belum memikirkan untuk melakukan mutasi pengisian lowong jabatan-jabatan tersebut. Walikota mengaku akan melakukan melakukan mutasi, untuk pengisian jabatan yang lowong maupun mutasi penyegaran setelah tenggang waktu enam bulan seperti yang ditetapkan dalam aturan.

“Meskipun ada 29 jabatan yang lowong, saya belum akan melakukan pergantian, meskipun kepala daerah bisa melakukan. Mutasi yang sifatnya urgen, dengan seijin Menteri Dalam Negeri,” Kata Walikota kepada wartawan di Kupang, Rabu (4/10/17).

Walikota mengaku dirinya tidak akan terburu-buru melakukan mutasi pengisian jabatan yang lowong maupun mutasi untuk rotasi, karena untuk pengisian jabatan akan dilakukan fit and propertest (uji kelayakan) bagi para pejabat, agar para pejabat yang ditempatkan benar-benar paham akan tugas dan fungsinnya, sehingga dapat menunjang program-programnya yang akan tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain itu, kata Jefri, dirinya tidak mau melanggar aturan dengan melakukan mutasi, sebelum enam bulan masa jabatannya sebagai kepala daerah.

“Kalau sekedar untuk melakukan mutasi pengisian jabatan bisa dilakukan dengan meminta ijin kemendagri, tetapi bukan hanya sekedar pengisian jabatan yang ingin saya lakukan, tetapi saya mau mutasi tidak dilakukan asal-asalan. saya juga taat aturan sehingga kita tunggu saja waktu yang tepat baru melakukan uji kompetensi untuk pengisian jabatan,” kata Walikota.