Tata Halaman Kantor Gubernur NTT Telan Dana Rp5,4 Miliar

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Penataan halaman kantor gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) di bilangan Jalan El’Tari Kupang menelan dana sebesar Rp5,4 miliar.

Kepala Biro Umum Setda NTT, Sakarias Moruk sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (3/10/2017).

Sakarias menjelaskan, item kegiatan yang dikerjakan dengan pagu anggaran dimaksud antara lain jalan lingkungan, parkir, patung El Tari, air mancur, dan pagar serta taman bunga.

“Kita juga tetap sisihkan 60 persen untuk kepentingan ruang terbuka hijau guna ditanami pohon-pohon,” kata Sakarias.

Dia menyampaikan, keseluruhan kegiatan penataan halaman kantor gubernur dibagi atas dua bagian, yakni pemeliharaan dan pelelangan. Dimana bagian pertama untuk item pemeliharaan seperti taman bunga dan saluran, saat ini sedang dalam proses pelaksanaan.

Baca juga : Fraksi Keadilan dan Persatuan Tolak Rencana Pembangunan Gedung Kantor DPRD NTT

Sedangkan item kegiatan melalui proses tender untuk pengerjaan pagar dan jalan lingkungan, menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera). Untuk item pekerjaan dimaksud sedang dalam proses administrasi yang akan diakomodasi dalam APBD Perubahan 2017.

“Kita targetkan, Desember 2017 semua pekerjaan sudah selesai, sehingga ketika kunjungan Presiden Jokowi ke NTT untuk meresmikan bendungan Raknamo, bisa dilakukan bersamaan dengan meresmikan kantor gubernur,” ungkap Sakarias.

Dia menambahkan, belum dijadwalkan secara pasti kapan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke NTT pada Desember dimaksud. Selain itu belum juga dipastikan, apakah hanya berhenti di Kupang untuk meresmikan bendungan Raknamo dan kantor gubernur ataukah harus ke Flores untuk peletakan batu pertama pembangunan bendungan Napung Gete di Sikka dan jembatan Pancasila “Palmerah ” di Flores Timur.

Sementara itu, Sekretaris DPRD NTT, Tobias Ngongo Bulu mengatakan, panitia sudah menggelar sayembara desain pembangunan gedung kantor DPRD dan segera dilakukan evaluasi evaluasi untuk menentukan. Pemenang desain. Dana yang dialokasikan untuk kegiatan sayembara desain ini senilai Rp200 juta.

“Kita harapkan dalam pekan ini, Dewan juri sudah tentukan pemenang sayembara desain,” ujar Tobias.

Jika sudah diumumkan, terangnya, akan dilanjutkan dengan tender perencanaan. Anggaran untuk item ini pun telah dialokasikan dalam APBD murni 2017 yakni sebesar Rp1,5 miliar. Semestinya setelah tender perencanaan yang ditargetkan sudah selesai pada 2017 ini, pada 2018 bangunan fisik mulai dikerjakan. Namun hal ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.