Pilkada NTT, Koalisi Nasdem dan Golkar Masih Dinamis

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Kabar mengenai koalisi partai Nasdem bersama Golkar dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2018 mendatang rupanya masih dinamis, kata Johnny G.Plate, salah satu anggota DPR RI dari Partai Nasdem, yang mewakili Dapil NTT 1 pada Pileg 2014-2019, usai melakukan sosialisasi 4 (empat) pilar kebangsaan di Aula Misio STKIP ST. Paulus Ruteng, Senin (2/10/2017).

Dikatakannya, proses politik Pilkada selalu dinamis. Tapi komunikasi politik Nasdem dan Golkar secara nasional itu luas dan strategis. Jangan hanya melihat Nasdem dan Golkar hanya untuk kepentingan Pilgub NTT saja.

Koalisi Nasdem dan Golkar ditingkat nasional luas sekali. Koalisi nasional untuk Pemilu, koalisi nasional dibanyak provinsi dan kabupaten, baik iu ditingkat provinsi mapun kabupaten/kota, termasuk di NTT, jadi bukan satu-satunya Pilkada NTT ini hanya untuk Pilgub. Tidak. Jadi koalisi di Pilkada NTT ini bagian dari koalisi nasional yang luas, katanya.

“Ada tempat yang dimana Golkar lebih sedikit kursinya, tapi Golkar kami dukung sebagai calon nomor satunya. Ada tempat dimana Nasdem lebih sedikit kursinya didukung nomor satu. Karena apa, pertimbangan kepentingan daerah dan kepentingan strategis koalisi nasional. Ada tempat yang Nasdem tidak mendukung sama sekali tetapi mendukung sepenuhnya pada Golkar,” jelas Plate.

Sebagai contoh, Pilkada Sulawesi Selatan, katanya. “Saya yang mendeklarasikan Nurdin Halid dan Andikahar Muzakar di Sulawesi Selatan. Kami punya calon yang hebat di SulSel. Tapi karena itu bagian dari koalisi nasional, kami memberikan, kami tidak mencalonkannya calon kami, tapi kami mendukung calon Golkar. Jadi kalau kami di NTT membangun juga, jangan membangun analogi politik di NTT sebagai ‘Stand Alone Politic’. Tidak. NTT itu bagian dari koalisi nasional kita,” tegas Johnny Plate.

Koalisi yang sekarang itu masih dinamis dibicarakan, didiskusikan. “Kami mendengar diskursus dan dinamika internal partai Nasdem dari pusat sampai di daerah bahkan sampai di DPRD. Kami juga mendengar rekan-rekan kami punya dinamika internal dari pusat sampai di daerah. Kami juga baca koran-koran,” pungkasnya.

Terkait isu Nasdem akan melakukan suvey ulang, Plate mengatakan, “Kalau Nasdem, Kami pasti lakukan survei semuanya. Survei Nasdem itu berbeda dengan tujuan survei yang lain. Kalau yang lain survei untuk dapat dukungan dari partai bawah dan hasil surveinya dalam untuk menaikan elektabilitas. Tapi Nasdem tidak begitu. Kami bertanya kepada rakyat, siapa yang kamu mau. Lalu kami melihat didata base kami, mana tokoh-tokohnya. Dan tugas kami ada tingkatkan elektabilitasnya,” terang Jonny Plate.

Survei yang dilakukan Nasdem, lanjut dia, untuk melihat realita politik yang sebenarnya agar mengambil keputusan politik terkait dengan figur, terkait dengan strategi dan program-program dengan benar, bukan untuk target mendapatkan SK.

Sesuai survei yang ada, ada yang konfirmasi betul, ada yang tidak betul, dan ada pula yang mengada-ada, ungkapnya.