TMMD Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat di Perbatasan Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan, tujuan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yakni untuk meningkatkan taraf hidup warga masyarakat di perbatasan Belu.

“Tujuan kegiatan ini kami sama-sama dengan Pemerintah Daerah membantu Pemda dan atas perintah undang-undang juga dalam arti tugas pokok TNI untuk membantu taraf hidup masyarakat di Belu,” ujar dia usai upacara pembukaan TMMD ke-100 tahun 2017 di Lasiolat, Rabu (27/9/2017).

Dikatakan, kegiatan TMMD sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Sebelumnya telah dilakukan dua kali yakni TMMD ke-98 dan 99, dan tahun ini ke-100. Selain kegiatan TNI manunggal hari ini di perbatasan Belu, kita lakukan juga sama-sama pembukaan TMMD di Kabupaten Ende.

“Tujuan kita lakukan untuk bantu taraf hidup masyarakat. Disini kami TNI manunggal dengan rakyat, kita lakukan bersama-sama dengan rakyat, antara TNI bersama rakyat bangun jalan dan ada beberapa MCK untuk kepentingan warga masyarakat,” ujar Teguh.

“Sehingga slogan yang disampaikan Panglima TNI bersama rakyat TNI, kuat tanpa rakyat TNI tidak ada apa-apanya dan salah satu metode yang kita lakukan yakni program TMMD,” sambung dia.

Kaitan sasaran TMMD di tapal batas Belu, jelas Teguh sesuai dengan perintah Komando atas yang meminta Korem mencarikan sasaran dan saya meminta Dandim untuk carikan sasaran program TMMD untuk kepentingan warga dan di Belu kita temukan lokasinya di Kecamatan Lasiolat.

Baca juga : TMMD ke-100 di Belu, Danrem 161 Bagi Gula dan Bawang Gratis Pada Warga Lasiolat

“Pengerjaannya selama 30 hari, dan hari Sabtu-Minggu kita kerja keroyokan. Jadi kami libatkan juga warga yang dikerahkan oleh Camat dan Desa,” pungkas Teguh.

Sementara itu Bupati Belu, Willybrodus Lay menyampaikan terimakasih kepada TNI yang telah membantu meringankan Pemerintah daerah dalam hal membuka wilayah atau desa terisolir.

“Kebetulan lokasinya tepat di dusun Mota’ain dan Aitemuk, karena selama ini belum terjangkau dengan baik dan terimakasih yang sebanyak-banyaknya untuk TNI yang telah datang bersama-sama untuk membangun,” ujar dia.

Jadi, jelas Lay tugas TNI itu bukan saja menjaga pertahanan negara di tapal batas Belu dan negara tetangga Timor Leste. Tetapi juga mengambil bagian dalam pembangunan di wilayah perbatasan Belu.

“Hari ini kita saksikan sendiri peran TNI dan peran kita Pemda libatkan Kecamatan, Desa dan warga serta titipkan sedikit anggaran untuk operasional dan hasil giat TMMD sangat maksimal,” pungkas dia.

Usai kegiatan, Danrem bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan Mess Guru di SDI Takarabat, Desa Fatulotu, ruangan perpustakaan dan pembukaan jalan yang menghubungkan Desa Maneikun dan Fatulotu di garis batas dengan negara tetangga Timor Leste.