Vivi Lay Dikukuhkan Sebagai Bunda Paud Kabupaten Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua,NTTOnlinennow.com – Bunda Paud Nusa Tenggara Timur, Lusia Adinda Lebu Raya resmi mengukuhkan Viviawati Lay Ng sebagai Bunda Paud Kabupaten Belu di gedung Betelalenok, Jumat (22/9/2017).

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan selempang dan pin oleh Bunda Paud NTT Adinda Lebu Raya kepada Bunda Paud Kabupaten Vivi Lay Ng. Dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda Paud 12 Kecamatan oleh Bunda Paud Kabupaten Belu, Vivi Lay dengan memasangan selempang dan pin.

Menurut Bunda Paud NTT Adinda Lebu Raya, Paud sangat penting dan peran bunda paud itu adalah untuk benar-benar terwujudnya paud yang holistik integritas. Bunda Paud mesti berikan teladan bagi anak-anak Paud kita di daerah agar tumbuh berkualitas dan mampu bersaing dimasa kini dan masa depan.

“Tidak hanya sekedar berikan pendidikan tapi harus bagiamana mereka bisa berinteraksi dengan teman-teman. Nilai-nilai mulai ditanamkan di diri anak-anak kita, tidak harus didoktrin menulis tapi bagaimana cara mengenalkan pada mereka,” ujar dia.

Dikatakan, dengan hari ini di Belu setelah Flores baru dua Bunda Paud di NTT yang dikukuhkan. Untuk bunda Paud dapat lakukan fungsi dan perannya di desa lebih kreatif dan aktif, sebab ini akan berpengaruh pada anak-anak paud kita dengan ciptakan kreasi yang baik.

“Ini jabatan amanah sukarela, panggilan. Karena itu lakukan tugas dengan tulus, iklhas demi generasi bangsa kita. Semoga Pemkab memberikan perhatian pada Paud, paling tidak fasilitas seperti permainan di luar juga dalam ruangan kelas. Pendidik Paud diberikan insentif yang baik agar mereka perhatikan dan bina anak-anak dengan baik,” harap Adinda.

Menurut Vivi, pendidikan anak usia dini, pada hakekatnya bertujuan untuk memfasilitasi anak dan pengembangan anak secara keseluruhan sejak dini. Profisiat pada 12 bunda kecamatan, semoga amanat ini dapat dijalankan dengan rasa cinta dan kasih sayang.

Baca juga : BP2KB Tetapkan Desa Renrua Sebagai Kampung KB

“Paud tidak terbatas pada proses belajar biasa, artinya Paud dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja, demi anak-anak yang berkualitas,” ujar dia.

Lanjut Vivi, Bunda paud Kecamatan memiliki peranan strategis membina anak paud dan memiliki tugas pokok fungsi, mensosialisasi memfasilitasi para pendidik dan memberikan pemahaman pada orang tua tentang pentingnya Paud.

Dia mengajak, juga stakeholder untuk peduli Paud dan berikan dukungan dalam berbagai bentuk. Wajib mendukung program Pemerintah dari Pusat, Propinsi dan Kabupaten yakni satu desa satu paud berkualitas. Nantinya dapat menjadi panutan di wilayah masing-masing dan binalah paud sebaik-baiknya.

“Ini soal kualitas SDM, mental dan perilaku anak yang mana dasar utama bagi generasi muda demi membangun bangsa dan terimakasih untuk acara Save the Children yaang terus mendampingi kami dan memberi pelatihan demi mewujuduka generasi emas yang cerdas bagi bangsa,” ucap Vivi.

Bupati Belu, Willy Lay menuturkan, pembentukan SDM anak usia dini sejak dini untuk mengisi pembangunan-pembangunan yang ada. Demikian juga bunda Paud yang dikukuhkan semua, bagaimana harus persiapkan buah hati untuk tumbuh menjadi dewasa dan manusia Indonesia yang seutuhnya.

“Menjadi bunda yang baik, tulus dan benar-benar seorang bunda demi anak usia dini. Saya yakin bahwa para bunda yang dikukuhkan adalah pribadi-pribadi yang luar biasa,” kata Lay.

Hadir dalam giat tersebut, Wakil Ketua Tim PKK Propinsi NTT, Manager Save the Children Atambua, Ketua Dharma Wanita persatuan Propinsi, Ketua Dharma wanita Belu, Pimpinan organisasi wanita, perwakilan OPD serta tamu undangan lainnya.