NasDem dan Golkar Sudah Final Berkoalisi di Pilgub NTT 2018

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Partai NasDem yang memiliki delapan kursi dan Golkar memiliki 11 (sebelas) kursi di DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah sepakat berkoalisi pada pemilu gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT, Alex Take Ofong sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Selasa (19/9/2017).

Alex menjelaskan, dengan sepakatnya dua partai ini berkoalisi pada pilgub 2018, maka sudah memenuhi syarat minimal pengusungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebagaimana dipersyaratkan. Syarat minimal yang ditetapkan yakni sebanyak 13 kursi, sementara jumlah kursi kedua partai ini sudah mencapai 19 kursi.

Menyinggung siapa yang menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Alex yang juga Wakil Ketua DPRD NTT ini menyampaikan, dalam koalisi yang dibangun ini pun, sudah final sepakat soal hal tersebut. Kader sekaligus Ketua DPW NasDem NTT, Jacky Ully sebagai bakal calon gubernur dan kader Golkar, Melki Laka Lena sebagai bakal calon wakil gubernur.

“Kami di NasDem sudah final mengusung Jacky Ully sebagai bakal calon gubernur. Posisi ini tidak bisa diubah lagi dalam komposisi koalisi dengan Golkar,” kata Alex.

Tentang kapan deklarasi pasangan calon, alumni STFK Ledalero ini menyatakan, tinggal menunggu jadwal yang tepat. Karena masih harus dibangun komunikasi yang intens di masing- masing partai untuk samakan persepsi soal komposisi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung. Setelah komunikasi internal dinilai tuntas, barulah dijadwalkan kegiatan deklarasi paket.

Baca juga : Pemerintah Harus Lakukan Pendekatan Berkelanjutan untuk Bangun Waduk

Alex mengungkapkan, tidak ada lagi proses survei untuk bakal calon gubernur yang akan di usung Partai NasDem. Karena NasDem sudah pastikan bakal calon gubernur, yakni mantan Kapolda NTT, Jacki Ully dan bakal calon wakil gubernur, Melki Laka Lena dari Golkar.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra, Kasintus P. Ebu Tho menyatakan, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) sudah sepakat berkoalisi untuk mengusung Esthon L. Foenay dan Christian Rotok sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Walau koalisi dua partai ini sudah memenuhi syarat minimal pengusungan pasangan bakal calon gubernur yakni 13 kursi (Gerindra delapan kursi dan PAN lima kursi), tapi sedang dibangun komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki dua kursi di DPRD NTT.

Tahap selanjutnya, kata Kasintus yang biasa disapa Maxi, akan diagendakan pelaksanaan deklarasi pasangan bakal calon. Komposisi pengusungan Esthon- Chris dalam suksesi pilgub 2018 sangat kuat dan diyakini bisa menang. Konsolidasi partai dan pergerakan lapangan untuk memenangkan pasangan ini terus dilakukan.

“Bahkan simpati masyarakat terhadap pasangan ini cukup tinggi yang dapat dilihat dari hasil survei yang dilakukan dan dirilis oleh lembaga surei yang kredibel,” ujarnya.