Pangdam Merdeka Minta Prajurit Satgas Yonif Raider 712/WT Jaga Kehormatan Satuan

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Panglima Kodam VIII/Merdeka, Sulawesi Utara, Mayor Jenderal TNI, Ganip Warsito meminta kepada prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama agar menjaga harga diri satuan dalam melaksanakan tugas operasional di perbatasan Belu dan Negara Timor Leste.

Hal itu disampaikan Ganip dalam pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif Raider 712/WT saat mengunjungi Mako Satgas Pamtas RI-RDTL di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Timor Barat, Kamis (24/9/2017).

“Harga dirimu harga diri saya, kehormatanmu kehormatan saya. Lakukanlah yang terbaik selama melakukan tugas operasi. Jangan pernah nodai tugas ini dengan hal-hal yang negatif,” tegas Ganip.

Jelas dia, alasan dirinya datang kesini (perbatasan Belu) dirinya bangga dengan satuan Yonif Raider 712/WT karena hormat dan bangga telah melaksanakan tugas operasi selama lima bulan menjaga wilayah kedaulatan NKRI di perbatasan dengan baik, dan dirinya telah mendapat laporan dari Danyon.

“Atambua ini tempat lahir saya yang kedua. Kota ini yang membesarkan saya, banyak pengalaman yang saya dapat sampai saya menjadi Pangdam. Disini family saya salah satu pak Bupati, beliau teman akrab saya sewaktu Dandim Belu tahun 2003. Saya merasa bangga dan 12 tahun meninggalkan Atambua hari ini saya kembali,” ujar mantan Dandim 1605/Belu itu.

Ganip berpesan, dalam melaksanakan tugas operasi, prajurit harus memahami tugas operasinya, harus paham dengan tugas pokok dan konsep operasi di 21 pos pengamanan di sepanjang garis perbatasan serta bagaimana tahapan-tahapan yang sudah diatur oleh Danyon dari bulan pertama hingga purna tugas.

Selain itu menyiapkan bekal perlengkapan senjatamu, berikut protap-protap operasi karena itu teknis yang melindungi kamu di dalam melaksanakan tugas operasi. Juga membuat komitmen, niatkan tugas dan tekad bulat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas.

Tentunya, semua itu berawal dari niat. Bekerja keras kalau niat dan tekad saja tidak cukup. Prajurit pantang menyerah, berhenti sebelum tercapai apa yang kamu miliki. Harus berdisiplin, pasukan yang hebat itu dia berdisipilin dan jaga selalu kedispilinan.

Baca juga : Selesai Duet Lagu Timor Bersama Polwan, Pangdam XIII/Merdeka Beri Apresiasi Kapolres Belu

“Jaga kesehatan dan fisik, jaga kebugaran. Saya senang tidak ada laporan yang negatif dari satuan ini. Tingkatkan kepekaan, kepedulian, atau kewaspadaan. Peduli berbuat dan bertanggungjawab. Dalam tugas operasi tidak ada sejengkal tanah yang direbut tapi tetap pertahankan demi NKRI,” kata dia.

Ganip berpesan kepada prajurit TNI Satgas Yonif 712 tidak sekali-kali menyakiti rakyat, TNI itu kuat karena rakyat dan jati diri TNI itu lahir dari rakyat. Oleh karena itu jangan pernah sekalipun menyakiti rakyat, tapi menghormati karena lahirnya simpati dan empati berawal dari menghargai.

“Tidak ada guna kalau menyakiti, menyudutkan, menakutkan rakyat. Dimana pun bertugas anggaplah seperti rumahmu sendiri. Sertakan tugas dalam setiap langkahmu dengan berdoa sehingga kamu capai hasil lebih maksimal lagi di sisa tugas,” ucap Ganip.

Diharapkan, jadikan Raider yang sebenarnya dan yang berkualitas. Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, atau sinergitas dengan Pemkab dan lintas sektor Imigrasi, Karantina dan Beacukai di pintu batas meski tugas pokok berbeda.

“Harus jaga ketat di pintu batas, tidak boleh ada barang-barang yang ngak jelas masuk ke Indonesia. Muaranya satu beda tugas pokok tapi Polri dan TNI jaga perbatasan demi kedaulatan NKRI,” sebut dia.

Kesempatan Bupati Belu, Willybrodus Lay yang turut hadir dalam itu menyampaikan sambutan, menjadi satu kebanggaan bagi Pemkab atas kunjungan Pangdam XIII/Merdeka ke kampung halaman setelah pindah sebagai Dandim Belu.

“Ini satu kebanggaan, dari sekian Dandim 1605/Belu, hanya satu yang jadi Jenderal. Kami teman akrab sewaktu beliau Dandim Belu dan terimakasih sudah datang kunjungi kami di Rai Belu,” ujar Lay.

Turut hadir dalam pengarahan itu, Kasrem 161/WS, Kolonel Inf Irnando Arnold B.Sinaga, Asintel DAM XIII/MDK Kolonel Inf Eko Prayitno, Asops DAM XIII/MDK Kolonel Inf M. Suharto, Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan, Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho dan Danyon Raidersus 744/SYB Letkol Inf Samsul Huda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*