PDIP Segera Laksanakan Uji Kepatutan dan Kelayakan Balon Empat Kabupaten di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP segera melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk bakal calon (Balon) kepala daerah dan wakil kepala daerah empat kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum sempat ikut kegiatan sebelumnya dengan enam kabupaten lainnya yang menyelenggaraan pilkada serentak 2018 mendatang.

Balon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah mendaftar di PDIP pada empat kabupaten dimaksud yakni Kabupaten Manggarai Timur, Rote Ndao, Sumba Tengah, dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BP- Pemilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTT, Yunus Takandewa kepada wartawan di Kupang, Rabu (13/9) menyampaikan, balon dari enam kabupaten sudah selesai mengikuti fit and proper test di DPP PDIP. Balon dari enam kabupaten yang sudah mengikuti agenda partai tersebut sebanyak 42 orang.

Dia mengatakan, pelaksanaan fit and proper test untuk para balon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari empat kabupaten tersebut, telah diagendakan paling lambat akhir bulan ini. Belum dilaksanakan fit and proper test untuk empat kabupaten itu,karena belum terpenuhinya syarat- syarat pokok seperti partai koalisi dan pemetaan kekuatan lapangan.

“Kita harapkan, dalam waktu yang tersisa ini, partai di empat kabupaten itu sudah harus menuntaskan syarat- syarat pokok yang belum terpenuhi,” kata Yunus.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Sumba ini menyampaikan, survei menjadi hal mutlak yang harus dilaksanakan semua kabupaten penyelenggara pilkada. Bahkan setelah balon dari enam kabupaten mengikuti fit and proper test, DPP langsung menegaskan akan dilakukan survei. Lembaga survei sudah direkomendasikan DPP.

Baca juga : DPRD NTT Minta Dinkes Buat Skema Penanganan ATM

Sedankan biaya survei, lanjutnya, dilakukan secara gotong- royong oleh semua balon yang telah mendaftar di masing- masing kabupaten. Hal ini penting agar tidak terkesan survei milik balon tertentu. Hasil survei akan dipresentasikan dihadapan semua balon yang telah mendaftar di PDIP.

“Survei akan dilakukan segera setelah para balon dari empat kabupaten mengikuti fit and proper test di DPP partai di Jakarta,” ungkap Yunus.

Pada kesempatan itu Yunus yang juga Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT ini menyampaikan, berkaitan dengan pelaksanaan pilkada serentak di 10 kabupaten pada 2018 mendatang, desk pilkada telah membentuk tim khusus. Salah satu tugas tim khusus adalah melakukan komunikasi politik dengan partai politik yang dibangun koalisi dan sosialisasi dengan balon.

Untuk jangka pendek, lanjutnya, kerja tim khusus difokuskan untuk empat kabupaten yang belum mengikuti fit and proper test di DPP. Karena sesuai arahan DPP, setelah semua balon dari 10 kabupaten mengikuti fit and proper test, langsung digelar survei. Bahkan dalam waktu dekat, dilakukan penandatanganan kontrak kerja untuk kepentingan survei.

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdi Leu mengatakan, fit and proper test untuk para balon dari 10 kabupaten penyelenggara pilkada serentak 2018 sudah dilaksanakan di Kupang. Kewenangan pelaksanaan fit and proper test ada di tingkat DPD. Dalam waktu dekat, DPD segera menyerahkan berkas para balon yang telah mengikuti kegiatan itu ke DPP untuk diproses sesuai mekanisme partai.

“Tentunya, ada catatan yang diberikan DPD ke DPP untuk setiap balon yang telah mengikuti fit and proper test. Sedangkan kewenangan mengeluarkan keputusan balon mana yang diusung, ada di tangan DPP,” kata Ferdi.