22 September, Slank Konser di Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Grup band Slank akan menghibur warga di perbatasan Belu, Timor Barat, perbatasan Indonesia-RDTL dalam konser bertajuk festival Crossborder 2017 di akhir bulan September mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Belu, Johanes Andes Prihatin kepada NTTOnlinenow.com, Selasa (12/9/2017) mengatakan, konser band legendaris papan atas Indonesia disponsori Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam program Wonderful Indonesia.

“Konser akan berlangsung di lapangan umum, simpang lima Atambua tanggal 22 September malam,” sebut dia.

Menurut Andes, kondisi terakhir terkait kesiapan konser grup band Slank pada festival croosborder program wonderful Indonesia itu sampai dengan saat ini telah mencapai 90 persen.

“Persiapan 90% sudah ok. Untuk ijin keramaian segera Kemenpar melalui EO akan ajukan ke Polres Belu,” ujar dia.

Dalam konser nanti jelas Andes, selain grup band Slank warga akan dihibur juga oleh band lokal Belu yang mana sesuai permintaan manajemen Slank hanya satu yakni band Albatros. Selain itu juga akan tampil sanggar tari Betelalenok.

Baca juga : KPK RI Bentuk Komite Advokasi Daerah di NTT

“Band lokal kita pilih Albatros dan sanggar tari Betelalenok, karena kebijakan Kementerian diserap konser harus mempromosikan budaya daerah,” terang dia.

Tujuan konser festival croosborder di daerah perbatasan oleh Kementerian selain dalam rangka pengembangan potensi pariwisata di daerah pinggiran dan terluar, juga untuk menarik atau mendatangkan wisatawan manca negara dari negara tetangga Timor Leste.

Diharapkan juga Slankers baik dari wilayah dalam NTT maupun dari negara Timor Leste atau penggemar bisa menghadiri konser band legendaris tersebut. “Dengan konser ini bisa bawa dampak positif untuk besar pariwisata di tapal batas Belu dan Timor Leste,” harap Andes.

Sebelumnya, grup band Slank juga telah gelar konser pada 16 Mei 2016 lalu yang bertajuk Indihome konser Indonesia perbatasan membangun Indonesia dari perbatasan program Desa Beranda Indonesia Kementerian PDTT.