PKB Dorong Marianus Sae Maju Pilgub NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melirik dan siap mendorong Bupati Ngada, Marianus Sae untuk maju dalam pilgub 2018 mendatang. Karena dari semua mantan bupati yang menyatakan diri maju dalam pentas pilgub, Marianus memiliki keunggulan lebih dalam membangun daerahnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur (NTT), Yucun Lepa sampaikann ini kepada wartawan di Kupang, Jumat (8/9/2017).

Menurut Yucun, semestinya dalam mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, sejumlah partai yang tergabung dalam koalisi dimaksud duduk bersama untuk membahas siapa yang pantas diusung. Namun hal tersebut terkesan tidak lagi dibangun karena ada pengklaiman sejumlah bakal calon dan partai politik terkait sikap politik yang diambil. Ini berimplikasi pada tidak ada pelibatan partai koalisi secara maksimal untuk membahas secara bersama- sama figur bakal calon yang layak diusung.

Pengklaiman dimaksud, lanjut Yucun yang juga Ketua Komisi II DPRD NTT ini, juga dilakukan sejumlah mantan bupati dan bupati aktif yang telah dan belum bergabung di partai politik tertentu. Setidaknya ada empat bupati dan mantan bupati yang telah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pentas pilgub 2018. Mereka tentunya memiliki pengalaman dalam memimpin daerah, yang bisa memuluskan langkah mereka maju di pilgub 2018.

“Namun kita perlu cermati secara detail gebrakan dan keberhasilan seperti apa yang menonjol selama menjabat sebagai bupati sehingga layak diusung dalam pilgub 2018,” kata Yucun.

Dia berpendapat, hingga saat ini PKB belum menjatuhkan pilihan bakal calon mana yang akan didukung, baik sebagai bakal calon gubernur maupun wakil gubernur. Bermodalkan lima kursi di lembaga DPRD NTT, PKB patut menyiapkan figur yang tepat untuk maju dalam bursa suksesi pilgub 2018.

Baca juga : Lake dan Widodo, Pemenang Hadiah Utama Undian Bank NTT Cabang Kefamenanu

Lebih lanjut Yucun menyampaikan, berdasarkan pencermatan PKB, Bupati Ngada Marianus Sae perlu diikutkan dalam survei. Karena bila disandingkan dengan bakal calon lainnya terutama berasal dari latar belakang bupati, Marianus Sae lebih unggul. Progress report memimpin Ngada dua periode melalui Program Perak, dinilai sangat sukses membangun daerah itu.

Memang, kata dia, keberhasilan tidak diukur dari lima sampai 10 tahun memimpin, tapi bagaimana membangun sistem yang mumpuni. Sistem pertanian lahan kering dengan mengembangkan sistem agro forestri seperti yang dilaksanakan Marianus Sae saat ini sangat cocok untuk dikembangkan di hampir seluruh daerah di NTT. Keberhasilannya dalam membangun sistem pertanian ini mendorong PKB menyatakan dukungan politiknya terhadap Marianus Sae untuk maju dalam pilgub 2018.

“Saya akan komunikasikan dengan beliau (Marianus Sae) terkait sikap PKB yang mendorongnya untuk maju dalam pilgub. Kita akan lihat seperti apa tanggapan atas dorongan itu,” kata Yucun sambil mengatakan, dirinya sudah lama mengenal Marianus Sae sejak masih berada di PDI.

Menjawab pertanyaan bagaimana mengakomodasi Marianus Sae sementara tahap pendaftaran sudah ditutup, Yucun nyatakan, tidak ada persoalan. Karena Marianus Sae sudah mengambil formulir pendaftaran di PKB tapi belum belum serahkan berkas lamaran. Sementara batas akhir pengembalian berkas sebelum pelaksanaan fit and proper test. Untuk hal ini, diagendakan sekitar akhir September atau awal Oktober 2017. Dengan demikian, Marianus Sae masih punya peluang untuk diusung melalui PKB.

“Ketika kami duduk dan bahas bersama dengan partai- partai koalisi yang tergabung dalam poros baru (PKB, Hanura, PKPI), kami dari PKB punya Marianus Sae,” tandas Yucun.

Dia menambahkan, gebrakan membangun Ngada dan relasi dengan pihak lain cukup baik. Dengan modal kepribadian tersebut, Marianus Sae diyakini memiliki kemampuan lebih untuk membangun NTT ke depan. Apalagi relasi dengan pihak luar, nasional maupun luar negeri pun sangat baik. Dalam pandangan politik, Marianus Sae layak dijual dalam bursa suksesi pilgub 2018.