Walikota Kupang Tolak Penghargaan Dari UGM

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Berdasarkan undangan yang disampaikan Pihak Universitas Gajah Mada (UGM) dalam hal ini Fakulitas Ekonomi dan Bisnis, Program Magister Akutansi, hari ini, Kamis (07/9/2017). Pemerintah Kota Kupang diundang untuk mengikuti Seminar Nasional, sekaligus akan ada pemberian penghargaan kepada pemerintah Kota Kupang, sebagai peraih Indeks Kondisi Keuangan Daerah Terbaik, yang akan diserahkan Rektor UGM, bersama Kemendagri.

Namun penghargaan tersebut ditolak pemerintah Kota Kupang. Penolakan pemerintah Kota Kupang terhadap penghargaan itu, karena pemerintah diwajibkan menyiapkan kontribusi.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengaku, yang dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis (07/9/2017) mengaku tidak akan mau menerima penghargaan tersebut, ataupun mengutus siapapun untuk menerima penghargaan tersebut. Pasalnya, pemerintah Kota Kupang eggan mengeluarkan biaya kontribusi, untuk menerima penghargaan tersebut.

“Selama memimpin daerah ini, sebagai Walikota Kupang, tidak akan pernah mengeluarkan kontribusi untuk penghargaan yang menurut saya tidak masuk akal,” Ujarnya.

Baca juga : Walikota Kupang Tolak Penghargaan Bodong

Menurutnya, pemerintah dengan senang hati menerima semua penghargaan yang akan diberikan asal dengan persyaratan, Jangan memberikan penghargaan karena rekayasa atau abal abal, Jangan suruh kami pergi ambil, karena penghargaan itu bisa di kirim atau dibawa atau diantar ke kupang,

“Kalau harus pergi ambil apalagi untuk suatu penghargaan yang abal abal, maka kami cukup sibuk tidak ada waktu dan apalagi kami harus menanggung biaya perjalanan. hotel, tiket pesawat dengan rombongan. Uang tersebut lebih baik digunakan untuk banyak saudara kita yang tidak beruntung. Apalagi harus bayar kontribusi yang menurut ukuran kami cukup mahal,” Kata Jefri.

Menurutnya, kalau ada lembaga yang memberikan penghargaan, harus objektif menilai, tanpa perlu membayar kontribusi yang mahal dan harus ikut seminar.

“Jadi kalau ada niat kasih kami penghargaan, kami akan berterima kasih, dan kami pasti tolak kalau penghargaan yang diberikan kepada kami, kalau kami merasa tidak layak,” Kata Walikota.