Wabub Ose Mengecam Camat Yang Keliaran Di Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kinerja beberapa Camat dalam wilayah Kabupaten Belu yang tidak berkantor mendapat sorotan dari Wakil Bupati Belu.

“Saya lihat ada beberapa Camat sekarang tidak di Kantor, tapi ada di Atambua,” ujar Ose tanpa menyebutkan inisial Camat ketika ditemui media, Selasa (5/9/2017).

Dijelaskan, jabatan Camat itu suatu kepercayaan yang diberikan, harus dijaga dan bertanggungjawabkan. Camat itu harus selalu berada di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Kebanyakan ada di Atambua. Kalau ada di Atambua ya itu ada urusan Dinas. Kalau tidak ingin berkantor harus ikhlas untuk diganti. Camat itu harus mengabdi dengan masyarakat,” tegas Ose.

Mantan Camat Malaka Barat itu (sekarang Kabupaten Malaka) menuturkan, seorang Camat itu melayani masyarakat tidak sebatas di Kantor saja, tapi dirumah Dinas bahkan juga di jalan-jalan bisa melayani masyarakat.

“Waktu jadi Camat Malaka Barat 8 tahun, rumah Dinas itu terbuka untuk masyarakat. Saya juga sering melayani warga saat di jalan,” ujar Ose.

Baca juga : Pemkab Belu Serahkan Bantuan Ternak Sapi kepada Yayasan Sulu Obor

Terkait pengaduan warga Raimanuk terhadap tidak berfungsinya Kantor Camat jelas Ose, sekembali dari tugas luar daerah pekan depan dirinya akan mendatangi Kantor Camat untuk melihat fisik bangunan.

“Saya akan datangi kantor untuk melihat fisik bangunan, juga rumah Dinas. Kalau tidak digunakan maka akan rusak,” kata dia.

Kendala tidak dimanfaatkan Kantor tersebut dikarenakan belum ada penerangan listrik dan sarana prasarana fasilitas perkantoran. Pelayanan saat ini harus menggunakan komputer tidak lagi mesin ketik dan kendala dengan listrik yang belum ada.

“Sebelumnya itu pelayanan berjalan lancar di Kantor Camat, itu karena ada genset. Tapi sekarang gensetnya tidak ada sehingga pelayanan macet dan saya sendiri tidak tahu genset itu dimana,” beber Ose.

Dikatakan, saat ini pelayanan Kecamatan terpusatnya di Lebur. Oleh karena itu diharapkan data PLN lima Desa yang belum dialiri listrik bisa secepatnya teratasi sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa dilaksanakan di Kantor Camat Raimanuk.

“Untuk atasi warga yang jauh dari pelayanan, mungkin sekarang ini kalau bisa ditempatkan staf yang tinggal dekat Kantor agar berkantor di Kantor Camat Raimanuk untuk memperlancar pelayanan masyarakat sambil menunggu kendala yang ada dibenahi,” pinta Ose.