Warga Lamaknen Serahkan 6 Pucuk Senpi Kepada Kapolres Belu dan Dansatgas Yonif R 712/WT

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Vitalis Luan (62) dan Fransiskus Mali (67) warga dusun Pauk, Desa Lo’oluna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu menyerahkan enam pucuk senjata api laras jenis Springfield kepada Kapolres Belu dan Dansatgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama.

Enam pucuk senpi diserahkan secara sukarela oleh Vitalis dan Fransiskus kepada Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan serta Dansatgas Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan disela-sela kegiatan bakti sosial peduli warga perbatasan kerja sama TNI, POLRI dan Komunitas Perbatasan 17 di lapangan Kantor Camat Lamaknen Selatan, Rabu (23/8/2017).

Penyerahan senjata api secara sukarela itu di saksikan langsung Camat Lamaknen, Yohanis Yustinus Loko Bau, tokoh adat, tokoh masyarakat serta para warga masyarakat Kecamatan setempat yang menghadiri kegiatan kerja sama peduli warga di wilayah pelosok tapal batas Timor Barat, Indonesia dengan Timor Leste itu.

Terpisah Kapolres Yandri kepada NTTOnlinenow.com mengatakan, penyerahan enam pucuk senjata api oleh dua warga Lamaknen Selatan itu secara sukarela tanpa ada paksaan atau tekanan.

Baca juga : Ini Hasil Tes Urine Pegawai Pengadilan Negeri Atambua Oleh BNNK Belu

Yandri menghimbau kepada warga yang masih menyimpan senpi secara illegal atau mengetahui ada senjata-senjata tidak perlu takut untuk menyerahkan atau menginformasikan kepada POLRI dan TNI.

“Jangan takut atau ragu kalau masih ada senjatanya. Warga bisa langsung ke kantor Polisi terdekat atau ke Polisi Polres Belu yang dikenal. Kami Polres Belu khususnya saya Kapolres akan mengapresiasi atas kerja samanya menyerahkan senpi,” ujar dia.

Senada Dansatgas Elvino membenarkan bahwa, enam pucuk senpi laras panjang jenis Springfield diserahkan warga secara sukarela kepada pihak TNI dan POLRI di Fohuk saat kegiatan bakti sosial berlangsung.

“Warga yang masih simpan senpi agar jangan takut untuk serahkan ke pihak yang berwenang,” himbau Elvino.