Peduli Lansia, Pemkab Belu Bagi 150 Paket Bingkisan

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam Rangka HUT RI ke-72 tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Belu bersama Organisasi Wanita se-Kabupaten Belub melakukan anjangsana ke Lansia home care perwakilan Yayasan Vita Dulcedo dari Suster KYM Fatubenao, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Jumat (18/8/2017).

Penyerahan paket bingkisan secara simbolis oleh Bupati Belu, Wabup, Ketua Tim PPK Belu, Wakil Ketua Tim PKK, Ketua Darma Wanita, Ketua Persit KCK Kodim 1605/Belu dan Ketua Bhayangkari Polres Belu kepada perwakilan Lansia dari Fatubanao dan Desa Kabuna di aula paroki Santo Antonius Fatubenao.

Menurut Bupati Willy Lay, hari ini hari yang sangat luar biasa dan apresiasi yanh tinggi atas ide ini sehingga bisa lakukan anjangsana dengan para Lansia dan rombongan perwakilan yayasan Vita Dulcedo dari Suster KYM Fatubenao.

“Selama ini Lansia terlupakan sesuai program kami. Terimakasih untuk para suster bagaimana ambil peran Pemerintah melayani Lansia. Kita akan perbaiki bantu para Lansia di Belu di hari yang akan datang, kita akan input sehingga lakukan sesuatu yang lebih baik untuk para Lansia,” janji Lay.

Ketua Tim PKK Belu, Lidwina Viviawaty menuturkan, kegiatan hari ini anjangsana dalam rangka HUT RI ke-72 sebagai bentuk kepedulian memberikan penghargaan kepada para sesepuh Lansia atas jasa-jasa yang telah banyak berbuat untuk kita dan bagi negara.

Baca juga : Perempuan NTT Harus Bersatu Tangkal Radikalisme

Anjangsana ini jelas dia, didukung Pemkab Belu, Dinas Sosial, PMI dan gabungan organisasi perempuan di Belu. Masa usia senja ini bukan masa akhir, tapi kami generasi muda butuh motivasi dari semua untuk mengisi kemerdekaan.

“Kita akan membantu para Lansia dengan mendorong Pemkab, sehingga program peduli lansia terus berlangsung di wilayah perbatasan Belu,” ujar Vivi.

Kepala Susteran KYM Fatubanao, Suster Imelda Hatianca, KYM, menyampaikan kami sangat bahagia karena kami merasa didukung dalam memberikan pelayanan pada para Lansia di Fatubenao dan Kabuna.

Dijelaskan bahwa, perwakilan yayasan Vita Dulcedo sudah hadir sejak kehadiran susteran KYM di Atambua. Selain melayani dan membantu lansia selama ini juga anak-anak dibantu melalui program Pemerintah khususnya Dinas Sosial.

Sementara itu, Hilda Gunda perwakilan Lansia berharap kepedulian Pemkab dan gabungan organisasi perempuan Belu tidak saja hari ini, tetapi terus berlanjut melalui program-program sosial Pemerintah.