Kejari Manggarai Tetapkan Tiga Tersangka Baru Dalam Kasus Alkes Matim

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 14 Agustus 2017 kembali menetapkan dan menahan 3 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tahun 2013 lalu yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp.150 juta dari pagu anggaran senilai Rp.900 juta.

Ketiga tersangka baru itu, diantaranya, Pranata Kristiani Agas, Siprianus Pelang dan Dominikus Don, kata Kepala Kejaksaan (Kajari) Manggarai, Agus Priyanto, SH, Selasa 15 Agustus 2017 siang di kantor Kejari Manggarai di Ruteng.

Ketiga tersangka kini sudah ditahan. Siprianus Pelang dan Dominikus Don ditahan di Rutan Carep, sedangkan Pranata Cristiani Agas jadi tahanan kota karena alasan keluarga.

Baca juga : OMS Desa Gulung Berunjukrasa, Bupati Manggarai bersama Mantan Kadis Pertanian Dituding Mengalihkan Proyek

“Ya, Ani Agas itu tahan kota karena pertimbangan kemanusiaan. Anaknya masih bayi,” jelasnya.

Selama dalam pemeriksaan berlangsung, ketiga TSK tidak didampingi oleh pengacaranya masing-masing.

Tersangka terjerat dengan perkara tindak pidana korupsi proyek pengadaan bahan habis pakai dan reagentia pada dinas kesehatan kabupaten Manggarai Timur tahun anggaran 2013 silam dengan sangkaan pasal primair pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo, Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsidair Pasal 3 jo, Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo, Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.