Pelantikan Walikota Terpilih, Pemkot Siapkan 600 Undangan

Bagikan Artikel ini

Laporan nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, sudah mulai menyiapkan berbagai hal teknis menyangkut pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih periode 2017-2022, Drs.Jeffry Riwu Kore dan dr.Hermanus Man.

“Kewenangan pelaksanaan pelantikan ada di provinsi, namun kita sebagai pemerintah kota punya kewajiban hal-hal lain yang berkaitan dengan pelantikan yakni berupa undangan dan lainya. Selain itu pada tanggal 25 Agustus 2018 Walikota terpilih akan melakukan pidato pertama di kantor DPRD, sekaligus serahterima jabatan,” kata Asisten I Setda Kota Kupang, Yos Rera Beka kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin (14/8/2017).

Rera Beka mengatakan, kewenangan pelantikan ada di provinsi, tetapi pemerintah kota juga punya kewajiban menyiapkan berbagai hal penting mulai dari undangan. Dimana untuk undangan disiapkan 600 undangan, yang mana 200 undangan untuk pemerintah provinsi dan 200 undangan untuk pemerintah kota. Semantara sisa 200 undangan, lanjut Rera Beka pemerintah kota akan siap sebanyak 100 undangan untuk keluarga walikota dan 100 undangannya untuk keluarga wakil walikota.

Baca juga : Dinas Pendidikan Usulkan Pembangunan SMP Negeri Tambahan

“Rencana pelaksanaan pelantikan sesuai informaai pada tanggal 22 Agustus 2017, namun kami tentunya menunggu putusan kepastian pelaksanaan dari Gubernur. Karena acara pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih dilakukan di provinsi, sehingha kami hanya siapkan hal teknisnya saja,” kata Rera Beka.

Menurut Rera Beka, pelaksanaan pelantikan walikota dan wakil walikota ini pemerintah kota terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi akan persiapan-persiapanya. Sebab usai pelantikan akan diadakan lagi pesta rakyat yang akan digelar di balai kota.

“Terlepas dari pelantikan jabatan Walikota terpilih, kami juga akan menggelar pesta rakyat yang akan digelar di Balai Kota. Sementara menyangkut waktunya akan kami sesuaikan,” ujar Rera Beka.