Karnaval Budaya dan Tarian Massal Bidu Insana, Meriahkan HUT RI ke-72

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Meski harus berjalan di bawah terik matahari sejauh tiga kilo meter, peserta Karnaval Budaya Insana dalam rangka memeriahkan perayaan HUT RI ke-72 tetap semangat mengikuti acara tersebut.

Karnaval budaya Insana ini, dimeriahkan dengan pagelaran berbagai atraksi budaya masing – masing etnis yang melibatkan ribuan orang. Para penonton yang memenuhi bahu jalan sejauh 3 kilo meter ini terpukau dengan penampilan berbagai kelompok tari seperti tarian gong, tarian perang, likurai, bidu, bonet dan lainnya.

Peserta karnaval budaya ini, melibatkan siswa – siswi mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas dan masyarakat umum.

Camat Insana, Fransikus Tuames dalam sambutannya sebelum pelepasan ribuan peserta Karnaval pada Sabtu (12/08/2017) mengatakan karnaval yang diselenggarakan menunjukkan budaya dan adat yang tinggi “Karnaval budaya yang diselenggarakan ini memiliki adat, budaya yang tinggi. Sehingga sebagai orang yang berbudaya kita harus bangga memiliki budaya yang sebenarnya adalah jati diri kita sendiri. Jangan malu mengenakan perlengkapan adat kita yang menunjukkan identitas diri”, ungkap Tuames.

Baca juga : Pawai Karnaval Meriahkan HUT RI ke-72 di Perbatasan Belu-Timor Leste

Karnaval budaya Insana yang berakhir di lapangan umum Kiupukan kecamatan Insana, kembali memperagakan berbagai atraksi dari sanggar budaya masing – masing di depan sejumlah pejabat pemerintah tingkat kabupaten dan kecamatan. Tarian bidu massal yang dipertontonkan sangat memukau seluruh tamu undangan yang hadir.

Wakil bupati, TTU Aloysius Kobes, yang juga hadir dalam acara malam hiburan tersebut berharap melalui pagelaran – pagelaran yang berlangsung, dapat memperkenalkan budaya Insana ke dunia luar sehingga mampu menarik kunjungan wisatawan. “Budaya kita adalah identitas kita, kepribadian dan jati diri bangsa kita sehingga perlu dipertahankan nilai – nilainya. Moment – moment seperti ini ke depan perlu ditingkatkan, tentunya dengan dukungan APBDes yang dialokasikan agar budaya Insana lebih dikenal dunia luar”, ujar Kobes .

Pantauan NTTOnlinenow.com, sejak pembukaan karnaval budaya Insana hingga pagelarannya, nampak sejumlah wisatawan asing yang melintas antusias mengikuti acara tersebut bahkan mengabadikan atraksi beragam tarian tradisional hingga selesai.

Setelah Karnaval Budaya yang digelar ini, untuk beberapa hari ke depannya akan terus diselenggarakan acara malam hiburan rakyat dengan berbagai kegiatan, diantaranya menampilkan perlombaan kesenian dan budaya Insana hingga puncaknya mengikuti upacara bendera pada 17 Agustus mendatang.