201 ASN Terima Satya Lencana Berdasarkan Pengabdian dan Kinerja

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 201 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (14/8/2017) menerima anugerah Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya yang diserahkan langsung oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya di Aula Utama El Tari.

Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada 201 ASN di lingkunan Pemprov NTT itu terdiri dari 144 penerima Satya Lencana 30 tahun, 29 penerima Satya Lencana 20 tahun dan 28 penerima Satya Lencana 10 tahun.

Selain itu, diberikan juga penghargaan dan bantuan dana kesejahteraan rakyat (kesra), masing-masing sebesar Rp 5 juta kepada 179 orang ASN yang memasuki masa purnabakti untuk periode 1 Januari sampai dengan 1 Agustus 2017.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya mengatakan, penganugerahan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN yang mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun berturut-turut, dilakukan berdasarkan penilaian terhadap ASN yang setia dan disiplin, jujur, taat serta memiliki kinerja yang baik dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

“Saya berharap setiap ASN dapat mewujudkan tanggungjawabnya dengan bekerja sekeras-kerasnya, mengabdikan diri kepada negara dan dapat merumuskan berbagai program maupun kegiatan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Lebu Raya.

Baca juga : Pawai Karnaval Meriahkan HUT RI ke-72 di Perbatasan Belu-Timor Leste

Lebu Raya menegaskan, dibalik penghargaan ini, tentu harus dibarengi dengan menciptakan kinerja lewat bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas. Sebab, ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dituntut untuk memiliki tanggungjawab terhadap negara serta mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Selain itu, Lebu Raya juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur yang telah bersama-sama menjaga suasana kondusif, menjaga kebhinekaan dan mengasihi satu sama lain sehingga tercipta kerukunan di daerah ini.

“Saya minta semua kita jaga suasana kondusif dan tingkatkan dari waktu ke waktu. Dua tahun lalu (2015), Gubernur NTT menerima anugerah kerukunan. Penghargaan ini diberikan karena mayarakat NTT toleran, menjaga kerukunan dan saling menerima perbedaan masing-masing,” pinta Lebu Raya.

Dia menambahkan, rukun dan damai itu ada tapi harus diwujudkan oleh semua pihak. Diwujudkan dengan cara menghargai satu sama lain dengan menjaga kerukunan di NTT. “Saya minta ASN yang menerima penghargaan maupun ASN yang purnabakti untuk menjaga suasana kondusif dan kerukunan di negeri ini,” tandas Lebu Raya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Emanuel Kara mengatakan, penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10, 20, 30 tahun, dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP), Nomor, 25 Tahun 1994 tentang tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dan Keputusan Presiden (Kepres) RI, Nomor, 92/PK/2016 tentang pemberian penghargaan kepada ASN yang memperoleh tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya untuk 10, 20 dan 30 tahun, di lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta Keputusan Gubernur NTT nomor, 197/KEP/HK/2017 tentang pemberiaan penghargaan bagi ASN yang memasuki masa purnabakti di linkup Pemerintah Provinsi NTT.