Kolaborasi KP 17 dan Inkai Belu Latih Atlet Jelang Kejurda

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komunitas Perbatasan (KP) 17 Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor melakukan kolaborasi dengan Inkai Cabang Belu memberikan pelatihan kepada Atlet Inkai Belu di Aula Dharma Andika, Makodim 1605/Belu, Rabu (9/8/2017).

Kegiatan diikuti sebanyak 57 orang atlet Inkai dari ranting Atapupu, Silawan dan Atambua. Para atlet dilatih oleh Anggota KP 17 Simpai Jordy bersama Asisten pelatih Simpai Titin Klau, Kalis dan Carlos Butin. Adapun materi yang diberikan yakni, latihan fisik, teknik dasar kata (jurus) dan teknik dasar komite.

Latihan bersama yang dilaksanakan selama tiga hari hingga tanggal 11 Agustus mendatang dalam rangka menghadapi kejuaraan daerah (Kejurda) Inkai prestasi se-Propinsi NTT yang akan berlangsung pada tanggal 22 hingga 28 Agustus di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Latihan itu yang bertajuk, dengan semangat hari kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita tingkatkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air “warga perbatasan siap menjaga kedaulatan NKRI”, kolaborasi KP 17 dengan Inkai Belu memberikan pelatihan secara fisik dan mental untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme para atlet pemuda-pemudi di batas Belu.

Terpisah Ketua Tim KP 17, Alex. J kepada media mengungkapkan, tujuan latihan untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam memotivasi serta tingkatkan kemampuan fisik dan mental para pemuda dan pemudi perbatasan yang berjiwa Pancasila, setia kepada NKRI serta meningkatkan jiwa nasionalisme warga perbatasan.

“Dengan fisik yang prima dan mental pantang menyerah, pemuda perbatasan akan ikut berperan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata dia.

Baca juga : Wartawan Perbatasan Belu Harus Jaga Kekompakan

Pendampingan sosial budaya yang dilakukan oleh tim KP 17 bagi generasi muda khusus atlet bela diri ini juga untuk membentuk generasi muda perbatasan yang tangguh, pantang menyerah, disiplin, bertanggung jawab, juga menanamkan jiwa bela negara, cinta tanah air guna memperkokoh persatuan dan kesatuan sesama warga di wilayah Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

“Latihan karate ini untuk membentuk manusia yang berkarakter, bertanggung jawab, mengasah mental serta membuat jasmani yang sehat, sehingga bisa menangkal pengaruh lingkungan kebiasaan buruk masyarakat yang sering minum minuman keras. Hal ini sangat berpengaruh baik terhadap generasi muda di daerah perbatasan,” ungkap Alex.

Menurut pelatih Inkai, kegiatan latihan karate-Inkai kolaborasi KP 17 dan Inkai Belu guna meningkatkan sumber daya manusia dengan memberikan pembekalan kemampuan bela diri karate dan meningkatkan kemampuan olah fisik dan mental atlet dalam menghadapi Kejurda yang akan datang di Sumba Barat Daya.

Diharapkan melalui latihan bersama atlet Inkai ini dapat berkesinambungan untuk tahun-tahun berikutnya. Sebab kegiatan ini sangat baik dalam meningkatkan kemapuan fisik dan mental yang tangguh, pantang menyerah, disiplin dan bertanggung jawab.