DPC PDIP Matim Serahkan Berkas Balon Bupati dan Wabup

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Manggarai Timur (Matim), Selasa (8/8/2017) menyerahkan berkas bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati (Wabup) 2018 ke DPD PDIP NTT untuk diproses lebih lanjut.

Berkas balon bupati dan wabup Matim ini diserahkan Wakil Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC Matim, Roni Agas didampingi Sekretaris DPC PDIP Matim, Vincent Aliman dan diterima Koordinator Wilayah (Korwil) Matim, Yakunda Huwa.

Penyerahan berkas ini disaksikan oleh Ketua BP Pemilu DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa, Eman Kolfidus (Sekretaris BP Pemilu DPD PDIP NTT), dan Adoe Yuliana Elisabeth (Bendahara DPD PDIP NTT).

Roni Agas menjelaskan, proses penjaringan pendafaran balon bupati dan wabup Matim dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama berlangsung sejak 15- 17 April 2017. Ada dua orang yang mendaftar yakni Wilibrodus Nurdin mendaftar sebagai balon bupati, dan Sardon Odong mendaftar sebagai balon wabup.

Karena ada masukan dan dorongan masyarakat agar lebih banyak putera terbaik Matim mendaftar di PDIP, maka dibuka pendaftaran untuk tahap kedua yang berlangsung pada 19 April sampai 3 Mei 2017. Tahap kedua ini hanya satu orang mendaftar sebagai balon wabup, yakni Stef Papu.

Baca juga : Paham Radikal Sudah Menguasai Parpol dan Fraksi-Fraksi di DPR

Lebih lanjut Roni menyampaikan, karena jumlah yang mendaftar tidak terlalu banyak, muncul lagi masukan dan dorongan sejumlah komponen masyarakat agar DPC PDIP Matim membuka kembali pendaftaran balon. Karena itu, proses penjaringan pendaftaran dibuka lagi untuk tahap ketiga yang berlangsung pada 26 Mei sampai 9 Juni 2017.

Pada tahap ketiga ini, hanya satu yang mendaftar sebabagi balon bupati atas nama Marselis Harimin. “Berkas yang kita serahkan ini adalah semua balon yang telah mendaftar dan dilengkapi DPC PDIP Matim, yakni dua balon bupati dan dua balon wabup,” kata Roni.

Ketua Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDIP NTT, Yunus Takandewa menyampaikan apresiasi kepada DPC Matim yang membuka proses penjaringan pendaftaran balon sampai tiga tahap. Mengingat PDIP Matim hanya memiliki tiga kursi di lembaga DPRD, maka harus berkoalisi dengan partai lain karena syarat minimal pengusungan satu pasangan calon bupati dan wabup adalah enam kursi.

“Kita harapkan ada komunikasi yang terus dilakukan dengan partai politik lain secara intensif agar bisa memenuhi syarat pengusungan pasangan calon bupati dan wabup,” ujar Yunus.

Yunus yang juga Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT yang membidangi Kesejahteraan Rakyat ini mengungkapkan, peta politik di Matim agak sedikit dinamis karena adanya pergeseran figur, dinamika politik, dan koalisi partai politik. Untuk hal ini dibutuhkan kecermatan bersama, sehingga PDIP bisa berpartisipasi dalam pentas pilkada Matim 2018 mendatang.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*