Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri di Perbatasan, Danrem Kunjungi Polres Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam kunjungan kerja perdana ke satuan TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Belu, Danrem 161/WS Kupang juga kunjungi Mako Polres Belu, Senin (7/8/2017) guna meningkatkan sinergitas personel TNI-Polri dalam menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste.

Danrem Brigjen TNI, Teguh Muji Angkasa didampingi Kasi Intel dan Kasi Ops Korem bersama Dandim Belu, Danyon Raidersus 744/SYB serta Dansatgas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 712/WT disambut Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan beserta jajaran Perwira Polres Belu.

Kapolres Belu AKPB Yandri Irsan dalam tatap muka bersama Danrem serta Perwira Polri/TNI di aula Wira Satya Polres mengatakan, banyak aski pengamanan di perbatasan Belu dan Malaka yang di laksanakan secara bersama oleh personel jajaran Polri-TNI melalui koordinasi dan sinergitas kasus penyelundupan, pencurian berhasil digagalkan.

Diharapkan, kekompakan personel Polri dan TNI ini akan terus dijaga dan dipelihara. Sehingga wilayah pengamanan di Belu dan Malaka tetap aman dan kondusif, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas dengan aman dan nyaman.

“Saya laporkan kepada Jendral pengamanan kita di perbatasan di lakukan dengan saling berkoordinasi dan bekerjasama. Personel Polri-TNI solid dan kita bangun kerja sama juga dengan masyarakat gagalkan aktivitas penyelundupan di perbatasan,” ujar dia.

“Itu semua berkat kerjasama yang solid dari masyarakat, kami akan tingkatkan terus secara bersama melalui aksi nyata,” tambah Yandri.

Baca juga : Danrem Ingatkan Prajurit TNI Bina Rumah Tangga

Kesempatan itu Dandrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menuturkan, letak Kabupatn Belu sangat strategis dan memiliki permasalahan yang kompleks seperti pelintas batas ilegal, aktivitas pencurian serta penyelundupan illegal, dengan kondisi ini maka aparat keamanan perlu waspada di perbatasan.

“Saya minta agar seluruh personel TNI-Polri harus solid. Hilangkan ego sektoral, saling koordinasi, bekerjasama bersinergi dalam melaksanaka tugas pokok di perbatasan,” pinta dia.

Jelas Teguh, apabila terjadi permasalahan antara personel di lapangan segera didiskusikan dengan baik, karena kekompakan TNI-Polri menjadi modal utama ketahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kekompakan yang telah terjalin dengan baik selama ini harus tetap dijaga, sehingga kondusifitas wilayah perbatasan tetap terpelihara,” kata dia.

Teguh mengingatkan, ada upaya adu domba yang di lakukan oleh oknum tertentu agar terjadi perpecahan di jajaran TNI-Polri. Oleh sebab itu seluruh personel harus kompak, jangan mau diadu domba karena itu hanya akan merugikan bangsa dan negara. Upaya lainnya yang di lakukan oknum melalui sosial media perlu di waspadai, jangan mudah percaya.

“Dengan pengamanan oleh jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas yang telah terjalin dengan baik selama ini harus tetap dipelihara, sehingga situasi yang aman dan kondusif tetap terjaga,” ujar Teguh.